
Ilustrasi ziarah makam (freepik)
JawaPos.com - Dalam budaya Jawa, ziarah ke makam leluhur bukan sekadar tradisi, tetapi wujud nyata penghormatan spiritual kepada para pendahulu.
Sikap tubuh, laku batin, hingga waktu pelaksanaan ziarah diatur secara turun-temurun.
Sayangnya, sebagian dari kita, termasuk yang lahir dan besar di tanah Jawa, perlahan melupakan makna dan tata cara ziarah ini.
Melalui artikel ini, Anda akan diajak menyelami kembali kearifan lokal masyarakat Jawa dalam menghormati arwah para leluhur.
Dari langkah kecil seperti mendodok sebelum masuk makam, hingga pemilihan waktu ziarah seperti malam 1 Suro, semua memiliki makna filosofis mendalam yang sebaiknya tidak diabaikan begitu saja.
Mari simak selengkapnya yang telah dirangkum dari kanal YouTube BANYU WIGUNA Channel pada Jumat (26/06).
1. Ziarah Dimulai dengan Kerendahan Hati: Tata Laku Sebelum Masuk Makam
Salah satu ajaran utama dalam tradisi Jawa adalah rendah hati saat memasuki area suci seperti makam leluhur.
Anda dianjurkan untuk mendodok atau berjalan dengan lutut ditekuk, sebagai simbol kerendahan hati dan penghormatan kepada mereka yang telah berpulang.
Ini bukan sekadar bentuk sopan santun, tetapi juga merupakan laku spiritual yang menunjukkan kesiapan batin.
Sebelum memasuki makam, Anda disarankan mundur tiga langkah sambil tetap menundukkan kepala.
Hal ini mengajarkan bahwa untuk menghormati masa lalu, kita harus menanggalkan ego dan membiarkan hati lebih dulu melangkah sebelum tubuh.
Gerakan yang lambat dan khidmat memperkuat energi spiritual dan membuka ruang batin untuk tersambung dengan leluhur.
Dalam budaya Jawa, sikap ini disebut sebagai "eling lan waspada", yaitu senantiasa ingat dan mawas diri.
Tata cara ini mengasah kesadaran spiritual Anda agar tidak hanya sekadar hadir secara fisik, namun juga menyatu secara batin dalam proses ziarah tersebut.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
