
Ilustrasi seorang suami yang tidak dihargai dalam pernikahannya (freepik/jcomp)
JawaPos.com - Kunci dari pernikahan yang langgeng adalah mampu memiliki cinta dan penghargaan yang konsisten yang mengalir di antara kedua belah pihak.
Jika salah satu pasangan, terutama suami, mulai merasa bahwa tindakan-tindakan ini tidak dibalas dengan energi yang sama, mereka akan segera mulai menjauh.
Dia mungkin tidak langsung mengatakan sesuatu atau bahkan membiarkan orang tahu bahwa dia mulai merasa tidak dihargai, tetapi tanda-tandanya jelas.
Ketika penghargaan itu tidak ada lagi, para suami perlahan akan mulai menarik diri dan bahkan mengubah rutinitas mereka.
Sering kali, mereka hanya berharap istri mereka dapat mengetahui dan memperbaiki perilaku mereka.
Masalahnya adalah: kebencian dapat perlahan mulai muncul di antara pasangan jika mereka tidak dapat menyelesaikan ketegangan mereka dengan matang.
Mampu memperhatikan tanda-tandanya sering kali dapat menjadi perbedaan terbesar antara memperbaiki pernikahan Anda atau membiarkannya hancur di depan mata Anda.
Jika Anda ingin melindungi pernikahan Anda dengan suami Anda, mengenali beberapa tanda ini menjadi hal yang sangat penting.
Dilansir JawaPos.com dari laman YourTango, Selasa (17/6), berikut 11 hal yang sering dilakukan suami yang merasa tidak dihargai dalam pernikahannya.
1. Mereka berhenti mengungkapkan kasih sayang
Salah satu hal pertama yang dapat berubah ketika seorang suami mulai merasa tidak dihargai adalah besarnya kasih sayang yang ia tunjukkan kepada pasangannya.
Meskipun ia mungkin pernah meraih tangan Anda di depan umum tanpa bertanya, memeluk Anda dari belakang di pagi hari, atau mencium Anda saat mengucapkan selamat tinggal, hal-hal tersebut mulai berkurang.
Ketika seorang pria mulai merasa cintanya diremehkan, akan lebih sulit baginya untuk menemukan pelipur lara dalam keterbukaannya.
Kasih sayang merupakan bagian yang sangat penting dalam sebuah hubungan, sehingga ketika kasih sayang itu hilang, hal itu dapat benar-benar merusak perekat yang ada di antara dua orang.
2. Mereka kehilangan minat untuk menghabiskan waktu bersama

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
