
Ilustrasi melamar kerja. (Freepik)
JawaPos.com - Melewati masa kuliah dan akhirnya masuk ke dunia kerja seharusnya jadi langkah besar yang penuh semangat. Tapi di tengah kondisi ekonomi dan persaingan kerja yang makin sengit, wajar kalau kamu justru merasa cemas. Banyak lulusan baru merasa terbebani, namun menurut seorang pakar karier, peluang sebenarnya masih terbuka lebar, asal kamu bisa menghindari beberapa kesalahan yang sering terjadi.
Dilansir dari laman Your Tango, ada lima kesalahan umum yang sering dilakukan lulusan baru, dan kabar baiknya, semuanya bisa kamu hindari dengan mudah.
1. Terlalu Kaku dalam Menentukan Jabatan atau Jenis Pekerjaan
Kamu mungkin berpikir, kalau lulus dari jurusan pemasaran, berarti kamu harus kerja di bidang pemasaran juga. Tapi kenyataannya, dunia kerja sekarang tidak selalu berjalan sesuai rencana. Kamu harus tetap terbuka dengan berbagai peluang yang datang, bahkan yang kelihatannya tidak sejalan dengan jurusanmu.
Tetap fleksibel dan jangan menutup pintu untuk hal-hal yang mungkin belum pernah kamu pertimbangkan sebelumnya. Kadang karier terbaik justru dimulai dari tempat yang paling nggak kamu duga.
2. Meremehkan Kualifikasi Diri Sendiri
Banyak lulusan baru yang langsung merendahkan diri sendiri saat melamar kerja, misalnya dengan berkata, "Saya tahu pengalaman saya belum banyak…" Padahal, cara kamu melihat dan menghargai dirimu sendiri bisa mempengaruhi bagaimana orang lain memandangmu juga.
Kenyataannya, kamu pasti punya banyak pengalaman yang bisa dijadikan modal, mulai dari tugas kelompok, kerja part time, hingga keterlibatan di organisasi kampus. Semua itu bisa menunjukkan bahwa kamu punya kemampuan, inisiatif, dan bisa dilatih.
Jangan anggap enteng pengalaman yang sudah kamu punya. Justru tunjukkan bahwa kamu percaya diri dan siap berkembang.
3. Mengabaikan Alat AI
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah kamu pakai template CV dan surat lamaran yang sama untuk semua lamaran kerja. Sebaliknya, manfaatkan alat bantu AI untuk menyesuaikan lamaranmu sesuai pekerjaan yang kamu incar.
Selain itu, punya sertifikasi atau pelatihan di bidang teknologi AI sekarang jadi nilai tambah besar. Banyak perusahaan mencari kandidat muda yang paham teknologi terbaru. Kabar baiknya, banyak pelatihan AI yang tersedia secara online dan gratis, jadi ini bisa jadi investasi kecil yang membawa dampak besar.
Baca Juga: 8 Alasan Mengapa Pasangan Anda Perlu Menjadi Sahabat Terbaik Anda, Mengapa Hal Ini Sepenting Itu?
4. Terlalu Fokus pada Jurusan Kuliah
Sering kali, lulusan baru terlalu terpaku pada gelar dan jurusan kuliah mereka sebagai satu-satunya identitas profesional. Padahal, kamu lebih dari sekadar ijazah.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
