Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Juni 2025 | 13.25 WIB

6 Cara agar Kamu Tidak Mudah TersinggungTerutama Jika Kamu Sensitif

Ilustrasi seseorang yang sangat sensitif dan mudah tersinggung oleh perkataan. (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang sangat sensitif dan mudah tersinggung oleh perkataan. (Freepik)

JawaPos.com - Pernah merasa sangat lelah hanya karena berada di dekat orang yang emosinya sedang naik-turun? Atau, pernah nggak bisa tidur gara-gara kepikiran komentar orang yang sebenarnya nggak begitu penting?

Kalau iya, bisa jadi kamu termasuk orang yang highly sensitive atau bahkan seorang empath, seseorang yang sangat peka terhadap perasaan dan energi orang lain. Ini bukan kelemahan. Justru, kepekaan seperti ini bisa jadi kekuatan luar biasa.

Tapi, di sisi lain, kamu juga jadi lebih mudah terluka oleh hal-hal kecil yang sebenarnya bukan tentang kamu.

Kamu mungkin sering mengambil segala sesuatu secara pribadi, menyerap emosi orang lain, dan menyalahkan diri sendiri tanpa alasan jelas. Kalau dibiarkan, ini bisa bikin kamu kehabisan energi, merasa lelah tanpa sebab, bahkan kehilangan arah.

Kabar baiknya: kamu bisa belajar untuk tetap peka tanpa kehilangan diri sendiri. Kamu bisa belajar untuk nggak langsung tersinggung, nggak menyerap energi negatif, dan nggak membawa beban yang bukan milikmu.

Seperti dilansir dari Empath Refuge, kita akan bahas enam cara sederhana tapi efektif agar kamu bisa tetap menjadi dirimu yang lembut dan penuh empati, tanpa merasa kewalahan.

  1. Lepaskan Diri dari Energi yang Bukan Milikmu

Hal pertama yang perlu kamu sadari: tidak semua energi yang kamu rasakan itu milikmu sendiri. Banyak dari emosi dan pikiran yang kamu alami sebenarnya berasal dari orang lain. Seperti spons, kamu menyerap apa yang ada di sekitar.

Saat kamu mencoba "menyelamatkan" orang lain atau terlalu terbuka terhadap masalah mereka, kamu justru menciptakan terowongan energi antara dirimu dan mereka. Akibatnya, kamu bisa ikut kewalahan.

Ingat: kamu juga perlu diselamatkan. Maka, penting untuk belajar melepaskan keterikatan emosional yang bukan milikmu, dan mengirim kembali energi itu ke tempat asalnya—atau memintanya dimurnikan.

  1. Luangkan Waktu untuk Diri Sendiri

Sebagai empath, waktu menyendiri itu wajib. Bukan egois, tapi perlu. Di tengah kesibukan dan tuntutan orang lain, kamu butuh ruang untuk mengisi ulang energi.

Luangkan waktu untuk menenangkan pikiran, menjauh dari keramaian, dan kembali ke pusat dirimu. Bahkan sesekali “menghilang” sejenak bisa membantumu memulihkan keseimbangan dan mengenali apa yang kamu butuhkan.

  1. Biasakan Menulis Jurnal

Menulis adalah cara yang sangat efektif untuk melepaskan emosi dan energi yang mengendap. Saat kamu menuliskan apa yang kamu rasakan, kamu sedang mengeluarkan beban dari dalam diri.

Bukan hanya itu, jurnal juga bisa jadi tempatmu refleksi dan tumbuh. Di saat-saat sulit, catatan lama bisa mengingatkanmu pada kekuatanmu sendiri, dan bahwa kamu sudah pernah melewati badai sebelumnya.

  1. Lindungi Energi dengan Meditasi

Meditasi membantu kamu tetap tenang, fokus, dan sadar akan apa yang kamu izinkan masuk ke dalam dirimu. Dengan rutin bermeditasi, kamu menciptakan perisai energi dan memperkuat koneksi dengan dirimu sendiri.

Ada banyak jenis meditasi: dari meditasi pernapasan, visualisasi, hingga meditasi terpandu. Coba yang paling cocok untukmu dan rasakan manfaatnya secara perlahan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore