
Ilustrasi kulit tubuh sehat.
JawaPos.com - Menjaga kelembapan kulit merupakan bagian penting dalam merawat kesehatan kulit wajah maupun tubuh secara keseluruhan.
Menurut informasi dari laman Hello Sehat, ketika kelembaban kulit berkurang, kulit dapat terasa gatal, perih, dan seperti tertarik kencang. Kondisi ini tentu membuat kulit tidak nyaman dan tampak kurang segar.
Sementara itu, mengutip dari Halodoc, ada beragam faktor yang dapat menyebabkan kelembaban alami kulit berkurang. Salah satu penyebabnya adalah pertambahan usia.
Seiring waktu, fungsi kelenjar pada kulit menurun, sehingga produksi lipid alami yang berperan dalam menjaga kelembapan kulit juga ikut berkurang. Di samping itu, kadar ceramide, yakni senyawa alami di lapisan terluar kulit, juga mengalami penurunan seiring bertambahnya usia.
Ceramide berperan penting dalam mempertahankan air di lapisan kulit. Jika jumlahnya menurun, kemampuan kulit untuk menjaga kelembapan pun ikut berkurang. Hal ini membuat kulit menjadi lebih rentan terhadap iritasi akibat bahan kimia, serta mempersulit proses penyembuhan bila terjadi luka atau gangguan lain.
Selain faktor usia, dehidrasi juga menjadi penyebab umum hilangnya kelembaban kulit. Ketika tubuh kekurangan cairan, proses kerja kulit dapat terganggu. Akibatnya, sel kulit mati bisa menumpuk di permukaan, menjadikan tekstur kulit tampak kasar, kering, dan kusam.
Padahal, menjaga kelembaban kulit bukan hanya soal penampilan, tetapi juga berkaitan dengan fungsinya yang penting bagi kesehatan kulit.
Kelembaban alami kulit berperan dalam menjaga elastisitas dan kekenyalan kulit, menghindari kulit tampak kusam dan pecah-pecah, memperkuat fungsi lapisan pelindung alami kulit, mengurangi risiko kulit mengelupas atau meradang, mencegah penuaan dini, hingga menunjang fungsi stratum korneum, lapisan terluar kulit agar tetap optimal.
Lalu, bagaimana cara yang tepat untuk menjaga kelembaban kulit agar tetap sehat dan bercahaya? Mari simak pembahasan selengkapnya pada ulasan berikut.
1. Hindari Paparan Sinar Matahari dalam Waktu Lama
Sinar ultraviolet dari matahari yang mengenai kulit secara langsung dan dalam durasi panjang bisa merusak sel-sel kulit. Akibatnya, kulit menjadi tampak lebih kusam, kering, bahkan bisa mengalami kerusakan serius seperti risiko kanker kulit.
Menggunakan tabir surya atau pelindung kulit lain ketika beraktivitas di luar ruangan sangat disarankan.
2. Batasi Kontak Langsung dengan Air dalam Waktu Lama
Terlalu sering atau terlalu lama terpapar air, terutama air panas, dapat menghilangkan minyak alami yang berfungsi menjaga kelembaban kulit.
Agar tidak memperburuk kondisi kulit, sebaiknya batasi waktu mandi atau berendam menjadi 5–10 menit, gunakan air hangat suam-suam kuku, dan hindari penggunaan air panas. Bila perlu mencuci bagian tubuh tertentu secara berulang, lakukan dengan lembut dan cepat.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
