
Ilustrasi orang mengoleskan sunscreen (Freepik)
JawaPos.com - Penggunaan sunscreen kini sudah menjadi bagian dari rutinitas perawatan kulit, terutama bagi kamu yang sadar pentingnya melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
Namun, tak sedikit orang yang masih bingung soal SPF dan PA, seringkali kita hanya memilih produk dengan angka SPF tinggi tanpa memahami fungsi sebenarnya.
Padahal, sebelum pilih sunscreen, penting pahami perbedaan SPF dan PA untuk memastikan kulit terlindungi secara menyeluruh. Yuk, pahami perbedaanya!
Apa itu SPF?
SPF atau Sun Protection Factor merupakan penentuan seberapa lama kita bisa berhadapan dengan sinar matahari tanpa mengalami sunburn.
Biasanya, kulit normal kita hanya bisa bertahan di bawah sinar matahari sekitar 10-15 menit. Maka, kulit kita perlu mendapatkan perlindungan dari sunscreen.
Semakin tinggi nilai kandungan dari SPF, mengindikasikan seberapa kuat perlindungan yang disediakan oleh sunscreen. Simak tinggi SPF dari sunscreen dan penjelasannya!
SPF 15
Dilansir dari Alodokter, SPF 15 umumnya memberikan perlindungan terhadap sinar UVB selama kurang lebih 150 menit, atau sekitar dua setengah jam. Waktu ini didapat dari rata-rata kulit mulai terbakar tanpa perlindungan, yaitu 10 menit dikalikan dengan besar SPF 15.
Selain itu, SPF 15 mampu memblokir sekitar 93 persen paparan dari sinar UVB yang merupakan jenis sinar ultraviolet.
UVB dapat menyebabkan kulit terbakar dan berisiko menimbulkan kanker kulit apabila kulit kita terpapar tanpa perlindungan. SPF 15 bisa kamu digunakan apabila aktivitasmu berada di dalam ruangan.
SPF 30
SPF 30 memberikan ketahanan 300 menit atau kurang lebih lima jam. Selain itu, SPF 30 juga dapat membantu memblokir 97 persen paparan dari sinar UVB. SPF 30 juga masih bisa kamu gunakan jika beraktivitas di dalam ruangan.
SPF 50
SPF 50 memberikan ketahanan 500 menit atau kurang lebih sepuluh jam. Selain itu, SPF 50 juga dapat membantu memblokir 98 persen paparan dari sinar UVB. SPF 50 seringkali digunakan bagi kamu yang beraktivitas di luar ruangan terus-menerus.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
