
Ilustrasi pebisnis. (Pexels)
JawaPos.com - Dari banyaknya orang di muka bumi, beberapa di antaranya mungkin bercita-cita menjadi pebisnis handal. Ada banyak alasan yang menyebabkan seseorang ingin menjadi seorang pebisnis.
Baik itu karena ingin mengangkat derajat ekonomi, ingin bekerja sesuka hati, atau sekedar ingin mewujudkan mimpi di masa kecil. Karena apapun itu, seseorang bisa menyusun langkah untuk menjadi seorang pebisnis.
Menjadi seorang pebisnis pun bukan suatu hal yang mudah untuk dilakukan. Ada berbagai hal yang perlu dipersiapkan, mulai dari mental, fisik, finansial dan juga faktor lain.
Perlu adanya usaha maksimal dalam mengembangkan sebuah bisnis. Tidak jarang, seorang pebisnis pemula bisa terkendala batu sandungan atas kesalahan yang mereka lakukan.
Ada sederet kesalahan fatal yang seringkali tidak sadar dilakukan dalam perjalanan bisnis awal seseorang. Dilansir dari Forbes dan BDC, berikut ini merupakan 7 kesalahan fatal yang sering dilakukan pebisnis pemula:
1. Tidak Ada Rencana Jelas
Kesalahan pertama dari pebisnis pemula adalah tidak adanya rencana bisnis yang jelas. Ada beberapa pebisnis yang tidak membuat rencana bisnis yang tertata dan terperinci.
Seorang pebisnis dianjurkan untuk membuat rencana bagi bisnis mereka. Bagaimana bisnis akan berjalan selama beberapa bulan bahkan tahun kedepan dengan alur yang dibuat sedemikian rupa. Hal ini bisa membantu konsistensi bisnis dan juga kelangsungan tim di masa depan.
2. Pengaturan Finansial Kacau
Kesalahan kedua dari pebisnis pemula yang biasa saja dilakukan adalah pengaturan finansial kacau. Hal ini bisa berupa persiapan keuangan atau modal bisnis di awal yang kurang.
Dalam pengelolaan selama bisnis berlangsung, perlu juga manajemen finansial yang baik. Ketika kamu menghabiskan terlalu banyak uang di awal, hal ini bisa berdampak buruk bagi bisnis kamu kedepannya. Pastikan kamu berhati-hati dan penuh perhitungan dalam hal finansial sebagai pebisnis pemula.
3. Salah Menentukan Harga
Kesalahan ketiga dari pebisnis pemula adalah salah menentukan harga jual. Harga jual produk atau jasa yang kamu tawarkan harus sesuai dengan perhitungan bahan baku ataupun harga lainnya.
Jangan sampai kamu menentukan harga hanya berdasarkan perasaan, atau melihat kompetitor. Pastikan kamu juga menempatkan diskon di angka yang wajar dalam penjualan. Dengan ini, kamu tidak akan salah menentukan harga.
4. Menolak Bantuan Luar

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
