Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 April 2025 | 17.57 WIB

Menurut Psikologi: 8 Ciri Kepribadian Orang yang Religius dan Taat Beragama, Salah Satunya Tak Gentar Saat Diuji

Ilustrasi- Orang yang besar di lingkungan religius. - Image

Ilustrasi- Orang yang besar di lingkungan religius.

JawaPos.com - Orang yang rutin berdoa setiap hari atau rajin menghadiri tempat ibadah tiap minggu sering dianggap taat beragama. Namun, sebenarnya pengabdian seseorang terhadap agamanya lebih dalam dari sekadar rutinitas lahiriah.

Psikologi menawarkan sudut pandang menarik untuk memahami lebih jauh pola pikir orang yang religius. Dari sana, kita bisa melihat sejumlah karakteristik unik yang biasanya dimiliki mereka yang benar-benar menghidupi ajaran kepercayaannya.

Berikut ini delapan ciri kepribadian yang kerap terlihat pada mereka yang taat beragama, dikutip dari Small Business Bonfire, Rabu (16/4).

1. Kerendahan Hati yang Tulus

Salah satu tanda paling mencolok dari orang yang sangat religius adalah sikap rendah hati mereka yang terasa begitu tulus. Ini bukan sekadar sikap sopan atau merendah dalam pergaulan, tapi kerendahan hati yang tumbuh dari kesadaran bahwa ada kekuatan yang jauh lebih besar daripada diri mereka sendiri.

Keyakinan ini membuat mereka tidak merasa lebih tinggi dari orang lain, melainkan justru merasa bahwa hidup ini adalah bagian kecil dari skenario besar yang diatur oleh Yang Maha Kuasa. Karena itulah, mereka cenderung membumi dan tidak suka pamer, sekalipun punya banyak pencapaian.

2. Iman yang Tidak Goyah

Kepercayaan mereka kepada Tuhan sangat kuat, bahkan di saat-saat tersulit. Mereka tak mudah terpancing rasa kecewa atau marah ketika hidup tidak berjalan sesuai harapan. Sebaliknya, mereka menganggap cobaan sebagai bagian dari ujian yang harus dijalani dengan sabar dan keyakinan.

Iman ini menjadi fondasi yang kokoh. Saat orang lain mungkin goyah karena tekanan hidup, mereka tetap teguh dan merasa yakin bahwa ada hikmah di balik setiap peristiwa.

3. Semangat dari Dalam Diri

Orang yang religius biasanya memiliki motivasi intrinsik yang tinggi. Artinya, mereka melakukan ibadah atau menjalankan perintah agama bukan karena ingin dilihat orang lain, tapi karena merasa bahagia dan damai saat melakukannya.

Kepuasan itu datang dari dalam hati, bukan dari tepuk tangan atau pujian. Hal ini juga yang membuat mereka konsisten menjalani ajaran agamanya, meski sedang sendirian atau tak ada yang mengawasi.

4. Penuh Kasih Sayang dan Empati

Ajaran agama banyak menekankan pentingnya mencintai sesama, dan orang yang religius biasanya sangat menjiwai hal ini. Mereka mudah tersentuh oleh penderitaan orang lain dan rela membantu tanpa pamrih.

Mereka bisa jadi pendengar yang baik, atau menjadi relawan untuk kegiatan sosial. Kepedulian itu bukan dibuat-buat, melainkan muncul dari keinginan tulus untuk menjalankan nilai-nilai yang diajarkan oleh agamanya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore