
Berbuka puasa bersama adalah salah satu cara menciptakan rumah agar lebih religius (freepik)
JawaPos.com – Bulan suci Ramadhan adalah momen istimewa untuk memperkuat ibadah dan kebersamaan keluarga. Suasana rumah yang religius dapat membantu seluruh anggota keluarga menjalani puasa dengan lebih khusuk dan tenang.
Menciptakan rumah religius saat puasa Ramadhan bukan berarti harus serba mewah atau penuh dekorasi Islami. Yang terpenting adalah membangun kebiasaan baik, nilai spiritual dan suasana yang mendukung ibadah.
Menurut APA, lingkungan rumah yang positif berpengaruh besar terhadap kesejahteraan emosional keluarga. Lingkungan yang suportif membantu membentuk kebiasaan baik. Selain itu, Greater Good Science Center menjelaskan bahwa praktik spiritual bersama dapat meningkatkan kebahagiaan dan keharmonisan keluarga.
Berikut 6 cara menciptakan rumah yang lebih religius selama puasa Ramadhan sebagaimana dilansir dari laman Pew Research Center dan The Family Dinner Project,Rabu (4/3) :
1. Membiasakan ibadah bersama keluarga
Shalat berjamaah di rumah dapat mempererat hubungan antar anggota keluarga. Kebiasaan ini menciptakan rutinitas spiritual yang konsisten selama Ramadhan.
Menurut Pew Research Center, praktik keagamaan bersama keluarga memperkuat ikatan sosial dan nilai moral. Intinya kebersamaan dalam ibadah membangun rasa saling mendukung.
Selain shalat, luangkan waktu membaca Al-Qur'an bersama setelah sahur atau sebelum berbuka. Aktivitas ini sederhana namun bermakna. Dengan rutinitas tersebut, anak anak juga akan terbiasa melihat ibadah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
2. Menciptakan sudut ibadah yang nyaman
Cara kedua agar suasana rumah lebih religius adalah menciptakan ruang ibadah yang nyaman.Tidak perlu luas sebenarnya, cukup bersih rapi dan tenang.
Harvard University dalam kajian tentang lingkungan dan perilaku menyebutkan bahwa ruang yang tertata rapi membantu meningkatkan fokus dan ketenangan. Hal ini relevan dalam mendukung kekhusyukan ibadah.
Anda bisa menambahkan sajadah bersih, rak Al-Qur’an dan pencahayaan yang lembut. Intinya hindari gangguan seperti televisi atau suara keras di area tersebut.
3. Menghidupkan tradisi sahur dan berbuka bersama
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022