Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Maret 2025 | 12.37 WIB

Rumah Mewah Pinggiran Kota dan Mobil Mahal Ternyata Tak Lagi Jadi Simbol Status Kekayaan

Ilustrasi rumah mewah. (Pexels/Pixabay) - Image

Ilustrasi rumah mewah. (Pexels/Pixabay)

JawaPos.com - Dulu, rumah besar di pinggir kota dan mobil mewah sering dianggap sebagai simbol kekayaan dan kesuksesan. Banyak orang bekerja keras demi mendapatkan simbol-simbol status tersebut. Namun, zaman terus berubah, dan pandangan masyarakat pun ikut bergeser. Apa yang dulu dianggap prestisius, kini justru dipandang berbeda oleh sebagian kalangan.

Dilansir dari geediting.com pada Sabtu (22/3), berikut adalah beberapa hal yang dahulu dianggap sebagai simbol kekayaan namun kini tidak lagi.

1. Rumah Luas di Pinggiran Kota: Bukan Lagi Impian Utama

Memiliki rumah besar dengan halaman luas di pinggiran kota dulunya adalah impian banyak orang. Ini dianggap sebagai bukti kemapanan dan keberhasilan dalam hidup. Akan tetapi, tren ini mulai pudar seiring dengan meningkatnya kesadaran akan efisiensi dan gaya hidup minimalis. Banyak orang kini lebih memilih hunian yang lebih ringkas dan praktis di lokasi yang lebih strategis.

2. Mobil Mewah: Daya Tariknya Mulai Pudar

Mobil mewah dengan merek terkenal juga sempat menjadi simbol status yang sangat kuat. Orang rela mengeluarkan banyak uang untuk memiliki kendaraan impian ini. Namun, dengan semakin meningkatnya kesadaran lingkungan dan mahalnya biaya kepemilikan, mobil mewah tak lagi menjadi prioritas utama bagi sebagian orang. Mereka lebih memilih kendaraan yang fungsional dan ramah lingkungan.

3. Pakaian dan Aksesori Desainer: Tak Selalu Mencerminkan Kelas

Mengenakan pakaian dan aksesori dari merek-merek desainer ternama seringkali diasosiasikan dengan status sosial yang tinggi. Banyak orang beranggapan bahwa barang-barang mahal ini akan membuat mereka terlihat lebih berkelas. Namun, pandangan ini mulai berubah. Kini, gaya personal dan keunikan lebih dihargai daripada sekadar label harga.

4. Gadget Terbaru: Cepat Ketinggalan Zaman

Memiliki gadget terbaru dengan teknologi canggih juga sempat menjadi ajang pamer kekayaan. Setiap kali ada produk baru, banyak orang berbondong-bondong untuk membelinya. Akan tetapi, siklus perkembangan teknologi yang sangat cepat membuat gadget terbaru pun dengan mudah menjadi usang. Hal ini membuat daya tarik gadget sebagai simbol status berkurang.

5. Pamer Kekayaan di Media Sosial: Justru Terlihat Kurang Berkelas

Dulu, orang mungkin terkesan dengan unggahan foto liburan mewah atau barang-barang mahal di media sosial. Namun, kini, pamer kekayaan secara berlebihan di media sosial justru sering dianggap sebagai tindakan yang kurang berkelas. Orang lebih menghargai kerendahan hati dan kesederhanaan daripada kesombongan.

6. Fokus pada Pengalaman dan Kualitas Hidup

Alih-alih terpaku pada simbol-simbol materi, banyak orang kini lebih fokus pada pengalaman dan kualitas hidup. Mereka lebih memilih untuk menghabiskan uang untuk traveling, pendidikan, atau kegiatan yang bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain. Pengalaman dan pengetahuan dianggap sebagai investasi yang lebih berharga daripada sekadar barang-barang mewah.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore