
Barang bukti minyak goreng Minyakita dan mesin ditampilkan saat konferensi pers terkait produk minyak goreng Minyakita isi tidak sesuai kemasan di Lobby Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (11/3/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Produk palsu kerap ditemukan di masyarakat menjelang bulan ramadhan ini. Salah satunya produk minyak kita.
Sebagai bahan utama dalam kebutuhan dapur, minyak goreng memiliki peran penting dalam proses memasak. Hal ini menyebabkan permintaan yang tinggi sementara pasokan yang tidak memadai, seringkali menimbulkan kelangkaan. Kondisi ini kemudian dimanfaatkan oleh oknum untuk membuat produk minyak goreng palsu.
Produk dengan merek palsu bahkan oplosan banyak merugikan konsumen. Pasalnya, mereka dipaksa untuk membeli dengan harga yang lebih mahal dibandingkan produk asli dengan kualitas yang jauh di bawah standar.
Selain kerugian finansial, minyak goreng palsu beresiko bagi kesehatan. Kurangnya pengawasan dalam produksi dapat menyebabkan banyak kandungan bahan berbahaya, membuat produk dengan tidak higienis, dan berpotensi menimbulkan berbagai penyakit seperti kolesterol tinggi hingga kanker.
Pemalsuan merek juga dilarang menurut peraturan perundang-undangan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang merek dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
Untuk itu, sebagai konsumen kita harus lebih cermat dalam memilih produk minyak goreng yang sedang beredar di pasaran. Mengutip dari laman www.briliofood.net berikut cara membedakan minyak goreng merek resmi dengan yang palsu.
Tingkat kejernihan
Cara yang paling mudah untuk membedakan minyak goreng asli dan palsu adalah dengan melihat tingkat kejernihan. Minyak goreng palsu umumnya tampak lebih keruh dibandingkan minyak goreng asli. Minyak goreng asli biasanya lebih terang serta sedikit transparan.
Amati warna
Jika anda mengamati dari segi warna, minyak goreng bermerek asli memiliki warna kuning hingga kuning pucat. Sementara itu, minyak goreng palsu tampak lebih gelap dan keruh.
Aroma
Minyak goreng asli dengan merek resmi memiliki bau minyak kelapa sawit yang khas. Jika anda mencium bau yang tidak biasa seperti tengik, amis, atau aroma menyengat lainnya, maka minyak tersebut patut dicurigai sebagai minyak palsu atau oplosan.
Tekstur
Selain itu, minyak goreng dengan merk resmi biasanya memiliki tekstur cair, encer, dan ringan. Sedangkan minyak goreng palsu cenderung lebih kental dan terasa lebih berat.
Coba untuk menggoreng

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
