Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 15 Maret 2025 | 14.33 WIB

7 Tips Membedakan Minyak Goreng Palsu, Jangan Sampai Terkecoh dengan Harga Tinggi dan Merek Tiruan

Barang bukti minyak goreng Minyakita dan mesin ditampilkan saat konferensi pers terkait produk minyak goreng Minyakita isi tidak sesuai kemasan di Lobby Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (11/3/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Barang bukti minyak goreng Minyakita dan mesin ditampilkan saat konferensi pers terkait produk minyak goreng Minyakita isi tidak sesuai kemasan di Lobby Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (11/3/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Produk palsu kerap ditemukan di masyarakat menjelang bulan ramadhan ini. Salah satunya produk minyak kita.

Sebagai bahan utama dalam kebutuhan dapur, minyak goreng memiliki peran penting dalam proses memasak. Hal ini menyebabkan permintaan yang tinggi sementara pasokan yang tidak memadai, seringkali menimbulkan kelangkaan. Kondisi ini kemudian dimanfaatkan oleh oknum untuk membuat produk minyak goreng palsu.

Produk dengan merek palsu bahkan oplosan banyak merugikan konsumen. Pasalnya, mereka dipaksa untuk membeli dengan harga yang lebih mahal dibandingkan produk asli dengan kualitas yang jauh di bawah standar.

Selain kerugian finansial, minyak goreng palsu beresiko bagi kesehatan. Kurangnya pengawasan dalam produksi dapat menyebabkan banyak kandungan bahan berbahaya, membuat produk dengan tidak higienis, dan berpotensi menimbulkan berbagai penyakit seperti kolesterol tinggi hingga kanker.

Pemalsuan merek juga dilarang menurut peraturan perundang-undangan, berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang merek dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Untuk itu, sebagai konsumen kita harus lebih cermat dalam memilih produk minyak goreng yang sedang beredar di pasaran. Mengutip dari laman www.briliofood.net berikut cara membedakan minyak goreng merek resmi dengan yang palsu.

Tingkat kejernihan

Cara yang paling mudah untuk membedakan minyak goreng asli dan palsu adalah dengan melihat tingkat kejernihan. Minyak goreng palsu umumnya tampak lebih keruh dibandingkan minyak goreng asli. Minyak goreng asli biasanya lebih terang serta sedikit transparan.

Amati warna

Jika anda mengamati dari segi warna, minyak goreng bermerek asli memiliki warna kuning hingga kuning pucat. Sementara itu, minyak goreng palsu tampak lebih gelap dan keruh.

Aroma

Minyak goreng asli dengan merek resmi memiliki bau minyak kelapa sawit yang khas. Jika anda mencium bau yang tidak biasa seperti tengik, amis, atau aroma menyengat lainnya, maka minyak tersebut patut dicurigai sebagai minyak palsu atau oplosan.

Tekstur

Selain itu, minyak goreng dengan merk resmi biasanya memiliki tekstur cair, encer, dan ringan. Sedangkan minyak goreng palsu cenderung lebih kental dan terasa lebih berat.

Coba untuk menggoreng

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore