Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Maret 2025 | 13.38 WIB

Perhatikan! Inilah 8 Mitos Tips Kecantikan yang Ternyata Justru Membuat Wajah Tampak Lebih Tua

Ilustrasi orang yang mencuci wajah pada pagi hari.(Pexels.com/MiriamAlonso) - Image

Ilustrasi orang yang mencuci wajah pada pagi hari.(Pexels.com/MiriamAlonso)

JawaPos.com - Di tengah gempuran informasi seputar kecantikan bertebaran di mana-mana, banyak mitos tips kecantikan yang berkembang tanpa dasar ilmiah yang jelas. Tanpa sadar, beberapa hal ini justru malah membuat efek sebaliknya.
 
Merawat kulit bukan sekadar mengikuti tren, tetapi tentang menemukan rutinitas yang tepat agar kulit tetap sehat dan bercahaya di setiap usia.
 
Sayangnya, tidak semua yang kita dengar itu benar. Banyak "aturan" kecantikan yang justru bisa merugikan kulit jika diikuti tanpa berpikir panjang.
 
Berikut delapan mitos kecantikan yang mungkin tanpa sadar Anda lakukan, padahal justru bisa mempercepat penuaan kulit, dikutip dari News Reports, Selasa (11/3).
 
 
1. Mencuci Wajah Terlalu Sering Bikin Kulit Makin Bersih
 
Dulu, banyak orang berpikir bahwa semakin sering mencuci wajah, semakin bersih dan sehat kulitnya. Padahal, mencuci wajah berlebihan justru bisa merusak keseimbangan alami kulit.
 
Pembersih wajah yang terlalu keras atau terlalu sering digunakan bisa menghilangkan minyak alami kulit, membuatnya kering, dan akhirnya memicu produksi minyak berlebih sebagai respons. Hasilnya? Kulit malah jadi lebih berminyak, rentan berjerawat, atau bahkan mengalami iritasi dan garis halus lebih cepat.
 
Sebagai gantinya, cukup gunakan pembersih wajah yang lembut sekali atau dua kali sehari. Pilih formula yang menjaga kelembapan kulit agar tetap sehat dan bercahaya.
 
2. Semakin Banyak Produk, Semakin Bagus
 
 
Banyak orang berpikir bahwa mengoleskan banyak serum atau krim akan memberikan hasil lebih maksimal. Faktanya, kulit hanya bisa menyerap produk dalam jumlah terbatas.
 
Menggunakan produk secara berlebihan justru bisa menyebabkan penyumbatan pori-pori, membuat kulit kusam, atau bahkan menimbulkan iritasi. Daripada membuang produk dan uang secara sia-sia, gunakan sesuai anjuran—cukup sebesar kacang polong atau uang logam.
 
3. Tidak Pakai Sunscreen Kalau Cuaca Mendung
 
Sering kali kita merasa tidak perlu memakai sunscreen saat cuaca mendung atau tidak terlalu panas. Padahal, hingga 80% sinar UV tetap bisa menembus awan dan merusak kulit, menyebabkan penuaan dini seperti keriput dan bintik hitam.
 
Jadi, jangan malas! Gunakan sunscreen minimal SPF 30 setiap hari, terlepas dari cuaca. Jika tidak suka rasa lengketnya, pilih formula ringan atau pelembap dengan kandungan SPF.
 
4. Produk Berbahan Dasar Minyak Pasti Bikin Jerawatan
 
 
Dulu, banyak orang percaya bahwa semua produk berbahan minyak harus dihindari. Kenyataannya, tidak semua minyak buruk untuk kulit.
 
Beberapa minyak seperti jojoba atau argan justru membantu menjaga keseimbangan kelembapan dan memperbaiki lapisan pelindung kulit. Kuncinya adalah memilih minyak yang non-komedogenik, sehingga tidak menyumbat pori-pori.
 
5. Eksfoliasi Setiap Hari Bikin Kulit Glowing
 
Eksfoliasi memang penting untuk mengangkat sel kulit mati, tetapi melakukannya setiap hari bisa merusak lapisan pelindung kulit. Hasilnya? Kulit jadi sensitif, mudah iritasi, dan garis-garis halus terlihat lebih jelas.
 
Idealnya, lakukan eksfoliasi 1–3 kali seminggu, tergantung jenis kulit. Jika kulit mulai terasa kering atau perih, kurangi frekuensinya.
 
6. Makeup Bisa Mengatasi Segala Masalah Kulit
 
Makeup memang bisa membantu menyamarkan ketidaksempurnaan kulit, tapi bukan solusi utama. Jika kulit dasarnya tidak sehat—kering, kusam, atau berjerawat—makeup justru bisa memperjelas masalah tersebut.
 
Fokus utama tetaplah merawat kulit dengan baik. Dengan skincare yang tepat, Anda tidak perlu terlalu bergantung pada makeup untuk mendapatkan tampilan yang segar dan bercahaya.
 
7. Krim Mata Hanya Trik Marketing
 
 
Banyak yang menganggap krim mata tidak ada bedanya dengan pelembap biasa. Namun, kulit di sekitar mata lebih tipis dan rentan mengalami kerutan serta kantung mata.
 
Krim mata biasanya mengandung bahan-bahan seperti kafein atau peptida dalam konsentrasi yang lebih sesuai untuk area ini. Jadi, jika mulai muncul garis-garis halus atau mata tampak lelah, krim mata bisa menjadi tambahan yang bermanfaat dalam rutinitas perawatan kulit Anda.
 
8. Perawatan Anti-Aging Hanya untuk Orang yang Lebih Tua
 
Banyak yang baru mulai memakai produk anti-aging saat garis halus dan kerutan sudah terlihat. Padahal, penuaan kulit adalah proses yang berlangsung perlahan sejak usia 20-an.
 
Pencegahan selalu lebih baik daripada mengobati. Menggunakan produk dengan antioksidan seperti vitamin C, retinol, dan sunscreen sejak dini bisa membantu menjaga elastisitas kulit lebih lama.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore