
Ilustrasi sikap orang tua yang membuat anak jadi pembangkang dan tak menunjukkan rasa hormat, menurut psikologi
JawaPos.com - Setiap orang tua tentu menginginkan anak yang patuh, sopan, dan menghormati mereka. Namun, tanpa disadari, ada beberapa sikap yang justru bisa membuat anak menjadi pembangkang dan kehilangan rasa hormat terhadap orang tuanya.
Hal ini bukan terjadi dalam semalam, tetapi terbentuk dari pola asuh yang diterapkan sehari-hari.
Menurut psikologi, anak belajar dari apa yang mereka lihat dan rasakan, bukan hanya dari kata-kata yang mereka dengar. Maka, jika orang tua ingin mendapatkan rasa hormat dari anak, mereka juga harus menunjukkan sikap yang layak dihormati.
Dilansir dari laman Blog Herald pada Jumat (7/3), berikut merupakan 7 sikap orang tua yang membuat anak jadi pembangkang dan tak menunjukkan rasa hormat, menurut psikologi.
1. Tidak Mau Meminta Maaf Saat Berbuat Salah
Sebagai orang tua, kita juga manusia yang bisa berbuat salah. Namun, banyak orang tua merasa gengsi atau takut kehilangan wibawa jika harus meminta maaf kepada anak. Padahal, meminta maaf justru menunjukkan ketulusan dan kedewasaan.
Ketika Anda berbuat salah, misalnya membentak anak tanpa alasan yang jelas atau tidak menepati janji, jangan ragu untuk meminta maaf.
Mengatakan maaf akan mengajarkan anak tentang tanggung jawab dan empati. Anak yang melihat orang tuanya mau mengakui kesalahan akan lebih menghormati mereka dan belajar melakukan hal yang sama dalam hidupnya.
2. Terlalu Sering Mengkritik
Sebagai orang tua, kita tentu ingin anak-anak berkembang dan menjadi lebih baik. Namun, jika kritik diberikan secara berlebihan tanpa diimbangi dengan apresiasi, anak bisa merasa tidak pernah cukup baik.
Jika anak terus-menerus dikritik tanpa pernah diberi pengakuan atas usaha mereka, mereka bisa kehilangan rasa percaya diri dan enggan mencoba hal baru.
Sebaiknya, seimbangkan antara koreksi dan pujian. Misalnya, daripada hanya mengatakan "Kamu salah terus saat mengerjakan PR ini," cobalah mengatakan, "Aku lihat kamu sudah berusaha keras. Mungkin kita bisa coba cara lain untuk menyelesaikannya?"
Dengan cara ini, anak tetap merasa dihargai dan lebih terbuka untuk menerima masukan.
3. Terlalu Mengontrol Anak
Setiap orang tua ingin anaknya tumbuh dengan baik, tetapi terlalu banyak mengontrol justru bisa berdampak negatif.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
