Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Februari 2025 | 14.59 WIB

Pria Tidak Bercerita Tentang Ketidakbahagiaan, Tapi Menunjukkan 7 Perilaku Ini Kata Psikologi

Ilustrasi pria yang merasa hancur. (Freepik)

JawaPos.com – Tidak semua lelaki secara terbuka mengungkapkan perasaan mereka, terutama ketika merasa tidak bahagia. Slogan terkenal yang sering didengan adalah “pria tidak bercerita.”

Alih-alih bercerita, mereka cenderung menunjukkan perubahan sikap dan kebiasaan yang bisa menjadi tanda ketidakbahagiaan.

Menurut psikologi, ada beberapa perilaku khas yang bisa muncul ketika pria tidak bercerita tentang kehidupannya.

Tanda-tanda ini mungkin tampak halus, tetapi jika diperhatikan lebih dalam, bisa menjadi sinyal bahwa ada sesuatu yang mengganggu perasaan mereka, yakni seorang pria tidak bercerita.

Dilansir dari geediting.com pada Selasa (25/2), diterangkan bahwa terdapat tujuh perilaku yang menunjukkan ketidakbahagiaan seorang pria menurut psikologi.

  1. Pelarian diri dalam kesibukan

Ketika perasaan tidak bahagia menghantui, banyak pria memilih untuk menenggelamkan diri dalam berbagai aktivitas seperti pekerjaan, olahraga, atau hobi sebagai bentuk pengalihan.

Dari luar, terlihat seperti dedikasi dan ambisi yang tinggi, namun seringkali ini hanyalah cara untuk menghindari berhadapan dengan emosi yang terlalu berat untuk dihadapi.

Menjaga diri tetap sibuk memberikan pelarian sementara—sesuatu untuk fokus selain apa yang sedang terjadi di dalam diri.

Meskipun jadwal kegiatan sangat padat, perasaan-perasaan tersebut tidak pernah benar-benar hilang; mereka tetap bersembunyi di bawah permukaan, menunggu saat tenang untuk muncul kembali.

  1. Humor sebagai topeng perasaan

Lelucon dan candaan sering menjadi tameng favorit bagi pria yang sedang berjuang dengan perasaan negatif. Mereka menjadikan situasi sulit sebagai bahan lelucon sebelum ada yang sempat bertanya bagaimana keadaan mereka sebenarnya.

Dikenal sebagai “si lucu” yang selalu bisa mencairkan suasana, humor sebenarnya berperan sebagai perisai pelindung. Bagi mereka, membuat orang lain tertawa jauh lebih mudah daripada mengakui bahwa mereka tidak baik-baik saja. Semakin sering mereka bercanda, semakin tidak ada yang memperhatikan apa yang sebenarnya terjadi di balik tawa tersebut.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore