Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Februari 2025 | 22.38 WIB

Selalu Takut Tidak Diterima di Lingkungan Sosial? Bisa Jadi Ini 7 Penyebabnya dari Masa Kecil Anda!

Ilustrasi orang yang selalu merasa takut tidak diterima di lingkungan sosial. (freepik) - Image

Ilustrasi orang yang selalu merasa takut tidak diterima di lingkungan sosial. (freepik)

JawaPos.com - Pernahkah Anda merasa cemas atau takut tidak diterima dalam suatu kelompok, meskipun tidak ada alasan yang jelas?

Perasaan ini bisa muncul tanpa disadari dan membuat Anda merasa sulit untuk berbaur dengan orang lain. Jika sering mengalami hal ini, kemungkinan besar ada pengalaman dari masa kecil yang membentuk rasa takut tersebut.

Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa pengalaman masa kecil yang bisa menjadi penyebab utama ketakutan sosial ini, serta bagaimana pengaruhnya masih terasa hingga dewasa.

Dilansir dari laman Baseline pada Selasa (25/2), berikut merupakan 7 pengalaman masa kecil yang menjadi penyebab Anda selalu merasa takut tidak diterima di lingkungan sosial.

1. Sering Mengalami Penolakan

Setiap orang pasti pernah mengalami penolakan dalam hidupnya. Namun, jika sejak kecil Anda sering mengalami penolakan yang berulang, hal ini bisa meninggalkan luka emosional yang mendalam.

Misalnya, Anda sering menjadi pilihan terakhir saat bermain di sekolah, tidak diajak dalam kelompok teman-teman, atau bahkan dijauhi tanpa alasan yang jelas.

Pengalaman seperti ini bisa membuat Anda merasa tidak diinginkan dan membangun ketakutan terhadap penolakan.

Bahkan setelah bertahun-tahun berlalu, rasa sakitnya masih bisa terasa karena, menurut penelitian, rasa sakit akibat ditolak bisa serupa dengan rasa sakit fisik.

Akibatnya, Anda akan menjadi sosok yang lebih cemas dalam situasi sosial karena takut mengalami hal yang sama lagi.

2. Kurangnya Perhatian Emosional dari Orang Tua

Orang tua memiliki peran penting dalam membentuk rasa percaya diri dan keterikatan emosional anak.

Namun, jika sejak kecil Anda tidak mendapatkan cukup perhatian emosional dari mereka, Anda bisa tumbuh dengan perasaan kurang dihargai.

Misalnya, orang tua Anda mungkin selalu sibuk dengan pekerjaan atau terlalu fokus pada hal lain sehingga jarang mendengarkan perasaan dan kebutuhan emosional Anda.

Meskipun mereka tetap memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, dan pendidikan, kurangnya dukungan emosional bisa membuat Anda merasa diabaikan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore