Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Februari 2025 | 14.22 WIB

Orang yang Sudah Memaafkan Keluarga Toxic tapi Masih Mengambil Jarak Biasanya Melakukan 8 Hal Ini Kata Psikologi

Ilustrasi seseorang yang menghadapi keluarga toxic tanpa terbawa emosi. (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang menghadapi keluarga toxic tanpa terbawa emosi. (Freepik)

JawaPos.com – Tak semua orang beruntung lahir di keluarga yang harmonis. Beberapa dari mereka mesti berjuang di tengah keluarga yang toxic. Namun, mereka bisa memaaafkannya. 

Hanya saja, memaafkan keluarga yang beracun itu satu hal, tapi membiarkan mereka masuk kembali ke dalam hidup seperti tidak pernah terjadi apa-apa itu lain cerita.

Banyak orang memilih untuk memaafkan bukan karena orang lain pantas mendapatkannya, melainkan karena mereka ingin melepaskan beban kebencian. 

Memaafkan bukan berarti membuka pintu selebar-lebarnya untuk hubungan yang sama beracunnya. Sebaliknya, mereka menjaga jarak dan tetap menetapkan batasan agar tetap bisa berdamai dengan diri sendiri.

Berikut delapan tanda halus yang sering ditunjukkan oleh orang yang telah memaafkan keluarganya yang toxic, tetapi masih memilih untuk menjaga ruang mereka, dikutip dari Hack Spirit, Senin (24/2).

1) Menetapkan batasan dengan tenang

Mereka tidak perlu membuat drama atau pertengkaran besar untuk menetapkan batasan. Sebaliknya, mereka secara perlahan mulai menarik diri dari dinamika yang tidak sehat. 

Bisa dengan mengurangi komunikasi, menghindari topik sensitif, atau memilih untuk tidak hadir dalam acara keluarga tertentu. Ini bukan hukuman, melainkan cara mereka menjaga ketenangan batin.

2) Hanya berbicara hal-hal ringan

Dulu mereka mungkin terbuka dan berharap mendapat dukungan, tapi kini mereka lebih hati-hati.

Mereka memilih untuk hanya berbicara tentang hal-hal ringan seperti pekerjaan, cuaca, atau acara TV favorit. 

Bukan berarti mereka berpura-pura, melainkan mereka sadar bahwa tidak semua orang pantas mengetahui sisi terdalam dari hidup mereka.

3) Sopan, tapi tidak terikat secara emosional

Mereka tetap bisa bersikap ramah, tersenyum, dan berbasa-basi, tetapi ada jarak emosional yang jelas. Bukan karena mereka masih menyimpan dendam, tetapi karena mereka sadar bahwa terlalu dekat bisa membuka kembali luka lama.

4) Tidak berusaha mengubah keluarganya lagi

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore