
Ilustrasi seseorang yang tidak dekat dengan secara emosional dengan orang tua
JawaPos.com–Sering kali, kita berpikir bahwa semakin tua, semakin sulit untuk menjalin pertemanan baru yang bermakna dengan orang sekitar. Rasanya energi untuk melakukan itu sudah habis begitu saja.
Di usia 70-an, Anda merasa masa-masa membangun hubungan sudah berlalu, dulu lebih mudah karena ada pekerjaan, acara sosial, atau kesibukan membesarkan keluarga. Namun, anggapan ini tidak benar. Kenyataannya, membangun hubungan yang kuat dan bermakna bisa dilakukan di usia berapa pun.
Justru, di usia yang lebih matang, Anda punya lebih banyak waktu, pengalaman, dan pemahaman tentang apa yang benar-benar penting dalam hidup. Tidak perlu menunggu keberuntungan atau menanti orang lain datang. Hubungan bermakna bisa tercipta melalui kebiasaan kecil yang dilakukan dengan sadar.
Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan, dikutip dari Blog Herald, Kamis (20/2).
Jika rutinitas harian Anda hanya itu-itu saja dan jarang bertemu orang baru, wajar jika sulit membangun hubungan baru. Cobalah bergabung dengan klub, mengikuti kelas, menghadiri acara komunitas, atau sekadar sering ke taman atau kafe.
Bukan berarti Anda harus memaksakan diri untuk berteman, tetapi semakin sering Anda berada di lingkungan sosial, semakin besar peluang untuk menjalin koneksi.
Menempatkan diri di lingkungan sosial saja tidak cukup jika Anda hanya menunggu orang lain yang mendekati duluan. Cobalah menyapa lebih dulu atau bertanya sesuatu yang sederhana. Kadang, percakapan kecil bisa berujung pada persahabatan yang mendalam.
Orang-orang selalu merasa dihargai ketika mereka didengarkan. Jadi, saat bertemu dengan orang baru jangan terburu-buru ingin menceritakan pengalaman Anda sendiri.
Alih-alih begitu, cobalah beri ruang bagi orang lain untuk berbicara. Tanyakan sesuatu yang membuat mereka merasa nyaman untuk berbagi cerita.
Percakapan mendalam memang penting, tetapi kebanyakan hubungan dimulai dari obrolan ringan. Tanya kabar, berikan pujian sederhana, atau komentari hal-hal kecil. Percakapan ringan menciptakan keakraban yang bisa berkembang menjadi hubungan lebih dalam.
Hubungan yang kuat tidak terbentuk dalam satu malam. Jika ingin membangun koneksi bermakna, Anda harus hadir secara rutin dalam kehidupan orang lain. Entah itu dengan rutin menghadiri acara komunitas, menelepon teman lama, atau sekadar menyapa tetangga setiap pagi.
Jika ingin hubungan yang lebih mendalam, Anda perlu berbagi lebih dari sekadar hal-hal umum. Tidak perlu langsung membahas hal pribadi, tetapi sedikit demi sedikit, berbagi cerita atau perasaan bisa membuat hubungan lebih erat.
Jangan berpikir hubungan harus selalu seimbang kadang Anda yang lebih banyak memberi, kadang Anda yang menerima. Jangan terlalu fokus pada siapa yang lebih sering menghubungi atau mengajak bertemu. Hubungan sejati dibangun dengan ketulusan.
Banyak orang menjaga jarak karena takut kehilangan. Namun, hubungan yang paling bermakna adalah yang dijalani dengan sepenuh hati, tanpa takut akan akhir.
Peduli dan mencintai orang-orang di sekitar Anda, karena meskipun tidak semuanya bertahan selamanya, hubungan yang tulus akan selalu berarti.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
