
Ilustrasi seseorang yang menonton film secara maraton setiap malam
JawaPos.Com - Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa ada orang yang bisa menonton film yang sama berulang kali tanpa merasa bosan? Bahkan, mungkin Anda sendiri salah satunya! Kebiasaan ini ternyata bukan sekadar karena filmnya bagus atau menghibur, tetapi juga berkaitan dengan aspek psikologis yang menarik.
Dalam dunia psikologi, fenomena ini disebut sebagai re-watching behavior, dan banyak penelitian telah mengungkap alasan di baliknya. Beberapa orang melakukannya sebagai bentuk kenyamanan emosional, sementara yang lain merasa lebih memahami cerita atau detail tersembunyi setiap kali mereka menonton ulang. Selain itu, ada juga faktor nostalgia dan hubungan emosional yang kuat dengan karakter dalam film tersebut.
Lalu, apa saja fakta psikologi menarik tentang kebiasaan menonton film yang sama berulang kali? Dilansir dari Divine Health, ada fakta psikologi tentang kebiasaan orang yang menonton film sama berkali-kali, apakah tanda buruk atau justru bermanfaat bagi kesehatan mental?
Menghilangkan Stress
Pernahkah kamu merasa lebih tenang setelah menonton ulang film atau serial yang sama? Ternyata, ada alasan psikologis di balik kebiasaan ini! Setelah menjalani hari yang melelahkan dan penuh tekanan, menonton ulang tontonan favorit bisa menjadi cara ampuh untuk meredakan stres dan memberikan efek relaksasi instan.
Menurut Dr. Pamela Rutledge, Direktur Pusat Penelitian Psikologi Media, menonton kembali film yang sudah dikenal bisa merangsang pelepasan endorfin, hormon kebahagiaan yang meningkatkan suasana hati dan memberikan rasa nyaman. Selain itu, kebiasaan ini juga menurunkan kadar kortisol, hormon yang berhubungan dengan stres, sehingga tubuh menjadi lebih rileks, detak jantung stabil, dan otot tidak lagi tegang.
Menariknya, menonton film yang sama juga bisa membawa perasaan nostalgia dan koneksi emosional yang lebih dalam dengan karakter serta alur cerita. Ini bukan sekadar hiburan biasa, tetapi juga cara untuk menciptakan perasaan aman dan menyenangkan dalam rutinitas harian. Jadi, tidak heran jika setelah menonton ulang film kesayangan, kita merasa lebih segar, bahagia, dan siap menghadapi hari esok!
Istirahat Mental
Tahukah kamu bahwa menonton film yang sama bisa menjadi bentuk istirahat mental yang efektif? Ketika seseorang kembali menikmati tontonan yang sudah familiar, otak tidak perlu bekerja keras untuk memahami alur cerita baru, sehingga tercipta efek menenangkan yang mirip dengan meditasi. Ini membantu menurunkan kecemasan dan memberikan perasaan aman.
Penelitian dari Universitas Queensland mengungkap bahwa kebiasaan ini bukan sekadar bentuk pelarian, tetapi juga dapat memberikan dampak positif pada suasana hati. Karena alur cerita dan karakter sudah dikenal, tidak ada elemen kejutan atau ketegangan yang bisa memicu stres tambahan. Sebaliknya, menonton ulang film kesayangan justru menghadirkan rasa nyaman dan stabilitas emosional.
Selain itu, pengalaman menonton yang menyenangkan bisa memicu pelepasan dopamin, hormon kebahagiaan yang membuat seseorang merasa lebih tenang dan bahagia. Inilah alasan mengapa menonton ulang film favorit bisa menjadi ‘pelukan emosional’ yang menenangkan, terutama bagi mereka yang sedang mengalami stres, kecemasan, atau kesepian. Jadi, kalau kamu sering melakukan ini, itu bukan sekadar kebiasaan tapi juga terapi sederhana untuk kesehatan mental!
Rasa Keakraban
Menonton ulang film atau serial favorit bukan sekadar hiburan biasa ini juga tentang membangun hubungan emosional yang kuat dengan karakter dan ceritanya. Rasa keakraban yang muncul menciptakan kenyamanan tersendiri, terutama saat seseorang merasa stres atau kesepian.
Menariknya, mengetahui alur cerita dan apa yang akan terjadi di setiap adegan justru memberikan perasaan aman dan ketenangan. Tidak ada kejutan atau ketegangan yang membuat cemas, sehingga pengalaman menonton terasa lebih menyenangkan dan menenangkan.
Sebuah studi dari Journal of Consumer Research menemukan bahwa banyak orang memilih menonton ulang film kesayangan sebagai cara untuk terhubung kembali dengan karakter favorit mereka dan menghidupkan kembali emosi positif yang pernah dirasakan. Nostalgia yang hadir dari tontonan tersebut bisa memicu pelepasan dopamin, hormon yang berperan dalam menciptakan perasaan bahagia dan kepuasan.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
