Ilustrasi pasangan red flag.
JawaPos.com – Masa PDKT menjadi tahapan penting dalam memulai sebuah hubungan, yang bisa menjadi penentu sebuah hubungan berhasil atau tidak.
Banyak orang yang menikmati masa-masa indah saat PDKT, sehingga kerap mengabaikan tanda red flag atau sifat-sifat negatif seseorang yang didekati.
Padahal, memperhatikan tanda-tanda red flag sebelum jadian sangat penting agar bisa mencegah Anda mendapat pasangan yang kasar, suka main tangan, selingkuh, serta hal-hal buruk lainnya yang bisa terjadi dalam hubungan romansa.
Untuk membantu Anda menghindari pasangan yang toksik, Anda bisa memperhatikan delapan tanda red flag yang terlihat di awal PDKT. Seperti dilansir dari Marriage.com, simak selengkapnya.
Jika dia secara konsisten menghindari pertanyaan tentang kehidupan pribadinya saat masa PDKT, ini bisa jadi tanda mereka menyembunyikan sesuatu.
Meskipun wajar untuk menghormati ruang pribadi, namun bila terus-terusan menghindari pembicaraan menunjukkan bahwa dia mungkin tidak serius menjalani hubungan romansa. Sebab, keterbukaan bisa membantu membangun kepercayaan dan koneksi yang lebih dalam.
Komunikasi adalah kunci dari sebuah hubungan. Jika dia tidak berusaha untuk menjalin komunikasi yang baik dengan Anda, ini bisa jadi salah satu tanda red flag yang wajib diwaspadai sebelum jadian.
Ingatlah bahwa sangat penting untuk menjalin komunikasi dua arah dengan baik. Bahkan, kurangnya komunikasi bisa menyebabkan berbagai masalah kedepannya, seperti meningkatkan dinamika hubungan toksik, kecemasan, dan berkontribusi terhadap hilangnya trust atau kepercayaan.
Dalam hubungan romansa, inkonsistensi bisa membuat Anda seperti berada di rollercoaster. Anda akan merasakan gejolak emosi yang turun naik, sehingga bisa membuat frustrasi dan menurunkan kepercayaan.
Perilaku red flag satu ini bisa dilihat dari mixed signal, di mana hari ini dia penuh perhatian, lalu besoknya dia tiba-tiba cuek dan menjauh. Jika dia terus-menerus tidak konsisten terhadap perilaku dan perkataannya, ini menunjukkan bahwa dia tidak serius untuk menjalin hubungan dengan Anda.
Sifat pasangan yang posesif bisa terlihat saat awal PDKT. Mulai dari memantau media sosial Anda, mendikte rencana kegiatan Anda, hingga mengatur-ngatur penampilan dan busana Anda.
Jika orang yang Anda dekati suka memaksa dan mengatur-ngatur Anda, ini adalah salah satu tanda red flag yang wajib diwaspadai. Sebab, hubungan yang sehat dibangun atas rasa saling menghormati, bukan kontrol atau paksaan.
Tetapkan batasan yang tegas jika Anda merasa dia terlalu mengendalikan hidup Anda. Namun, jika dia tetap tidak menghormati batasan Anda, maka Anda berhak untuk menyudahi pendekatan demi kenyamanan dan kebaikan Anda sendiri.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
