Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Februari 2025 | 23.00 WIB

Menurut Studi Psikologi, 3 Frasa Ini Seringkali Digunakan oleh Pasangan Cerdas Saat Mereka Berkonflik

3 Frasa yang Menurut Psikolog Digunakan Pasangan Paling Cerdas Saat Berkonflik./Freepik. - Image

3 Frasa yang Menurut Psikolog Digunakan Pasangan Paling Cerdas Saat Berkonflik./Freepik.

JawaPos.com - Penting untuk mengetahui apa yang harus Anda katakan dan lakukan saat terjadi konflik, jadi berhati-hatilah dengan apa yang Anda katakan.

Mengatakan "Aku mencintaimu!" ​​kepada pasangan dianggap sebagai elemen terpenting untuk memperkuat hubungan Anda, terutama saat terjadi konflik.

Ide ini mungkin sudah ada sejak masa kanak-kanak kita, ketika orang tua kita terus-menerus mengatakan bahwa mereka mencintai kita, kini semakin populer.

Namun, mengatakan perasaan kasih sayang kita ini, hanyalah satu dari berbagai aspek dalam penyelesaian konflik.

Jika Anda ingin mengetahui lebih banyak, simak terus artikel yang dikutip dari Your Tango, Selasa (11/2) dibawah ini.

Berikut tiga frasa lain yang patut kita perhatikan dari pasangan paling cerdas saat mereka bertengkar, menurut psikolog.

1. 'Maafkan aku'

Cepat atau lambat kita akan melakukan kesalahan karena ketidaksempurnaan tertanam dalam diri manusia.

Dan ketika kesalahan dilakukan, biasanya orang terdekat kita, pasangan kita yang menanggung akibatnya.

Dalam situasi seperti itu, mengakui kesalahan adalah hal yang sangat perlu dilakukan selain menunjukkan bahwa kita mengerti bahwa kita telah menyebabkan rasa sakit.

Dan meskipun beberapa orang mungkin merasa sulit untuk mengungkapkan rasa penyesalan mereka, kalimat sederhana seperti "Saya minta maaf" lebih dari sekadar awal yang baik.

Terapis pasangan mengatakan bahwa sangat sering pasangan yang menyinggung pasangannya tidak setuju dengan persepsi pasangan yang terluka tentang situasi tersebut, dengan menyatakan bahwa niat mereka murni.

Hal ini menyebabkan konflik antara pasangan, dan pasangan tersebut menemukan diri mereka bertengkar tentang siapa yang salah dan siapa yang benar yang tentu saja tidak mengarah pada hasil yang positif.

Itulah mengapa meminta maaf itu penting! Hal ini memberikan pengakuan atas perasaan pasangan yang terluka dan menunjukkan upaya untuk memperbaiki kesalahan oleh orang yang melakukannya.

Dalam psikologi, ini disebut "upaya perbaikan" dan dilakukan untuk membantu membuat pasangan menyadari bahwa kita tidak bermaksud memaksakan hal negatif dan bahwa kita ingin meredakan situasi yang menegangkan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore