
Ilustrasi pertemanan palsu. (Lookstudio/Freepik).
JawaPos.com – Sering kali, rasa sakit yang dirasakan setelah dikecewakan dan dikhianati teman terdekat berkali-kali lipat lebih pedih dibandingkan putus cinta.
Istilah fake friend alias teman palsu kini semakin populer dalam pertemanan. Istilah ini menggambarkan teman yang kelihatannya tulus dan suportif, namun ternyata penuh kepalsuan serta hanya ingin memanfaatkan Anda untuk kepentingannya sendiri.
Sebelum Anda menjadi korban dan dirugikan lebih banyak lagi, penting untuk mengetahui tanda teman palsu agar bisa waspada untuk menghindarinya dalam pertemanan.
1. Hanya menghubungi Anda saat butuh
Ketika seorang teman hanya menghubungi Anda saat mereka membutuhkan bantuan, ini mungkin bisa jadi tanda fake friend. Mereka mungkin bisa menghilang selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan, dan hanya muncul kembali ketika menginginkan hal-hal yang bisa menguntungkan dirinya.
Teman palsu selalu melihat sebuah pertemanan sebagai hubungan transaksional. Mereka mungkin bersikap hangat dan raman ketika membutuhkan bantuan, tetapi begitu mendapatkan apa yang mereka inginkan, mereka akan menghilang lagi.
2. Suka memberi backhanded compliment
Alih-alih secara terbuka menghina atau menjelek-jelekkan Anda, seorang fake friend akan menyamarkan hal negatif mereka dengan pujian. Mereka biasanya akan memberi backhanded compliment, pujian yang memiliki makna terselubung yang bisa menyakiti hati Anda.
Teman palsu mahir memanipulasi Anda dan membuat sebuah ejekan menjadi pujian yang terdengar positif. Pujian mereka sering kali membawa makna tersembunyi, yang bisa membuat Anda kebingungan dan merasa tersinggung.
3. Menyebarkan gosip buruk tentang Anda
Ciri-ciri teman palsu adalah mereka sangat suka menggosipi Anda di belakang. Jika Anda mendengar bahwa mereka menyebarkan rumor buruk, membagikan rahasia Anda, atau menjelek-jelekkan Ada dengan orang lain, ini adalah tanda yang jelas bahwa mereka hanya berpura-pura baik pada Anda. Sebab, teman sejati tidak mungkin dengan sengaja merusak reputasi Anda.
4. Jarang minta maaf atas kesalahan yang diperbuat
Ketika mereka membuat kesalahan, mereka tidak mau bertanggung jawab atas tindakan mereka. Alih-alih meminta maaf dengan tulus, mereka mungkin akan memutar balikkan fakta atau mengalihkan kesalahan kepada Anda dan menuduh Anda terlalu sensitif.
Tidak adanya penyesalan dan rasa bersalah menunjukkan bahwa mereka tidak menghargai hubungan pertemanan Anda.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
