
Ilustrasi pasangan yang bermasalah akibat perselingkuhan. (Freepik)
JawaPos.com - Perselingkuhan menjadi satu di antara masalah paling pelik dalam hubungan asmara. Situasi ini bisa menimbulkan dampak kesehatan serius bagi semua pihak yang terlibat di dalamnya. Alasan mengapa orang berselingkuh dalam hubungan sangatlah kompleks dan beragam. Artikel ini akan mengupas tuntas beberapa penyebab utama perselingkuhan terjadi.
Satu di antara alasan umum perselingkuhan adalah rendahnya harga diri. Seseorang dengan harga diri rendah mungkin mencari validasi di luar hubungan utama mereka. Kesulitan dalam keintiman emosional juga menjadi pemicu perselingkuhan. Pasangan yang tidak mampu terhubung secara emosional mungkin mencari keintiman di tempat lain.
Faktor situasional atau kesempatan juga berperan dalam perselingkuhan. Ketika ada peluang dan situasi mendukung, seseorang mungkin tergoda untuk selingkuh. Impulsivitas menjadi alasan lain mengapa orang melakukan perselingkuhan. Orang yang impulsif cenderung bertindak tanpa memikirkan konsekuensinya.
Pencarian sensasi dan kegembiraan baru juga bisa mendorong perselingkuhan. Beberapa orang mencari pengalaman baru di luar hubungan yang monoton. Kemampuan untuk memisahkan seks dan keintiman menjadi alasan selanjutnya. Mereka yang bisa memisahkan keduanya mungkin lebih mudah untuk berselingkuh tanpa merasa bersalah.
Kemampuan untuk melakukan kompartementalisasi secara umum juga berperan. Orang yang terbiasa memisahkan berbagai aspek kehidupan mungkin lebih mudah membenarkan perselingkuhan. Kurangnya empati menjadi faktor penting dalam tindakan perselingkuhan. Tanpa empati, seseorang mungkin tidak peduli dengan perasaan pasangan yang dikhianati.
Pencarian hal baru atau novelty seeking juga mendorong orang untuk selingkuh. Keinginan untuk merasakan pengalaman baru dan berbeda bisa sangat kuat. Ketakutan akan penuaan menjadi satu di antara pemicu perselingkuhan yang jarang disadari. Beberapa orang mencari perselingkuhan sebagai cara untuk merasa muda kembali.
Pencarian status juga bisa menjadi alasan seseorang berselingkuh. Bersama orang lain yang dianggap lebih menarik atau berstatus bisa meningkatkan ego seseorang. Bertindak di luar norma atau acting out juga menjadi alasan perselingkuhan. Ini bisa menjadi cara untuk memberontak atau mencari perhatian.
Penggunaan obat-obatan dan alkohol dapat menurunkan hambatan dan meningkatkan risiko perselingkuhan. Zat-zat ini bisa membuat seseorang bertindak di luar kendali. Gaya kepribadian tertentu seperti narsisme dan psikopati juga terkait dengan perselingkuhan. Orang dengan gangguan kepribadian ini cenderung kurang memiliki rasa tanggung jawab dan empati.
Kesulitan dalam hubungan utama menjadi penyebab paling mendasar perselingkuhan. Ketidakpuasan dalam hubungan bisa membuat seseorang mencari pelarian di luar. Masalah komunikasi yang buruk juga dapat memicu perselingkuhan. Ketika pasangan tidak bisa berkomunikasi dengan baik, masalah cenderung menumpuk dan mencari jalan keluar yang salah.
Kurangnya penghargaan dan validasi dari pasangan juga bisa mendorong perselingkuhan. Seseorang yang merasa tidak dihargai mungkin mencari validasi dari orang lain. Kehilangan rasa hormat kepada pasangan menjadi alasan lain perselingkuhan terjadi. Ketika rasa hormat hilang, batasan moral menjadi kabur.
Dikutip dari Newsweek Senin (10/2), Berdasarkan informasi dari Newsweek, studi menunjukkan bahwa sekitar 30 hingga 40 persen hubungan yang belum menikah dan 18 hingga 20 persen pernikahan mengalami setidaknya satu kejadian perselingkuhan seksual. Di AS, perselingkuhan berdampak pada sekitar satu dari tiga pasangan. Angka ini menunjukkan bahwa perselingkuhan adalah masalah yang sangat umum.
Memahami alasan di balik perselingkuhan adalah langkah awal untuk mencegahnya. Komunikasi yang terbuka dan jujur dengan pasangan sangatlah penting. Membangun keintiman emosional yang kuat juga menjadi kunci menjaga hubungan. Jika perselingkuhan terjadi, pemulihan hubungan membutuhkan waktu dan usaha dari kedua belah pihak.
Penting untuk diingat bahwa setiap hubungan itu unik dan kompleks. Tidak ada jawaban tunggal mengapa orang selingkuh. Namun, dengan memahami berbagai faktor yang berperan, kita bisa lebih waspada. Semoga artikel ini memberikan wawasan dan membantu menjaga hubungan tetap sehat dan bahagia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022