
Ilustrasi orang yang hobinya update kehidupan di media sosial
JawaPos.com - Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan banyak orang. Tak jarang, seseorang merasa perlu untuk membagikan setiap momen kehidupannya kepada dunia maya.
Namun, kebiasaan ini ternyata bukan tanpa alasan psikologis. Menurut psikologi, ada beberapa perilaku yang sering muncul pada orang yang hobi mengunggah kehidupan pribadinya di media sosial.
Kebiasaan-kebiasaan ini bisa mencerminkan kebutuhan akan pengakuan, rasa keterhubungan, atau bahkan cara mereka mengelola rasa insecure.
Artikel ini akan mengulas beberapa kebiasaan yang umumnya dimiliki oleh mereka yang aktif mengunggah kehidupan di media sosial, serta pandangan psikologis terkait kebiasaan-kebiasaan tersebut.
Dilansir dari laman Baseline pada Senin (10/2), berikut merupakan 7 kebiasaan orang yang hobinya update kehidupan di media sosial, menurut psikologi.
1. Ingin Selalu Mengontrol Citra Diri
Salah satu perilaku yang menarik dari orang yang membagikan setiap aspek kehidupan mereka di media sosial adalah keinginan untuk mengontrol citra diri mereka.
Dengan memilih foto, video, dan cerita yang akan dibagikan, mereka dapat mempengaruhi bagaimana orang lain memandang mereka.
Mereka bisa menonjolkan keberhasilan dan kebahagiaan, sementara mengabaikan atau menyembunyikan kegagalan atau kesulitan. Ini memberi mereka kekuasaan untuk menulis cerita hidup mereka sendiri, dan memilih apa yang akan dilihat oleh orang lain.
Media sosial memungkinkan mereka untuk mendesain narasi pribadi mereka, seolah-olah mereka adalah penulis dan karakter utama dalam cerita kehidupan digital mereka.
2. Sering Mengecek Ponsel
Orang yang sering membagikan kehidupannya di media sosial sering kali merasa perlu untuk terus-menerus mengecek ponselnya.
Mereka bisa melakukannya bahkan saat sedang berada di acara sosial atau menikmati makan malam yang tenang di rumah.
Ponsel mereka selalu ada dalam jangkauan, dan selalu siap untuk mengabadikan momen dan membagikannya secara langsung.
Kebiasaan ini bisa berkembang menjadi semacam kecanduan, di mana mereka merasa perlu untuk mendapatkan pengakuan dalam bentuk likes, komentar, atau pun share.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
