Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Februari 2025 | 22.09 WIB

Sholat Tarawih di Rumah atau Masjid? Ini Bacaan Niat Berjamaah dan Sendiri yang Wajib Diketahui

Ilustrasi melaksanakan sholat. Melaksanakan sholat Rabu Wekasan yang biasanya dilaksanakan pada Rabu terakhir di bulan Shafar dalam kalender Hijriyah tidak diperbolehkan menurut Islam. (Freepik)

JawaPos.com - Salat Tarawih adalah ibadah sunah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan.

Ibadah ini bisa dilakukan secara berjemaah di masjid maupun sendiri di rumah, tergantung pada kondisi dan kenyamanan masing-masing individu.

Meskipun sifatnya sunah, keutamaan salat Tarawih sangat besar, sehingga banyak umat Muslim berusaha menjalankannya dengan penuh kekhusyukan.

Agar ibadah ini sesuai dengan tuntunan syariat, memahami niat salat Tarawih menjadi hal yang penting. Setiap bentuk pelaksanaan, baik sebagai imam, makmum, atau sendiri memiliki niat yang berbeda. 

Niat bukan hanya sekadar pengucapan, tetapi juga menjadi syarat utama sahnya ibadah yang dilakukan. Dilansir dari Rumah Zakat, niat salat Tarawih memiliki peran fundamental dalam keabsahan ibadah sunnah ini.

Tanpa niat yang benar, salat Tarawih bisa kehilangan makna spiritualnya. Senada dengan itu, BAZNAS menegaskan bahwa niat bukan hanya sekadar formalitas, tetapi juga menjadi penentu kesempurnaan ibadah.

Dalam artikel resminya, BAZNAS menyampaikan, “Niat adalah kunci spiritual yang membedakan antara kebiasaan dan ibadah.”

Artikel ini akan membahas secara lengkap bacaan niat salat Tarawih dalam berbagai situasi, baik saat menjadi imam, makmum, maupun ketika melaksanakannya sendiri.

Dengan memahami dan mengamalkan niat yang sesuai, diharapkan umat Muslim dapat menjalankan salat Tarawih dengan lebih khusyuk dan meraih pahala yang berlimpah, Kamis (6/2).

  1. Niat Shalat Tarawih Sendiri

Bagi yang melaksanakan salat Tarawih secara mandiri atau munfarid di rumah, berikut bacaan niatnya: 

اُصَلِّيْ سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلّٰهِ تَعَالٰى

Latin: Ushalli sunnatat tarawihi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā.

Artinya: Aku berniat salat sunah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore