Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 2 Maret 2026 | 13.18 WIB

Tarawih di Bulan Ramadhan : 5 Manfaat Luar Biasa bagi Kesehatan Mental dan Ketenangan Jiwa

Ilustrasi sholat tarawih. (Photo by Mohammed Alim/Pexels)

JawaPos.com – Bulan suci Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus tetapi tentang memperbanyak ibadah. Salah satu ibadah khas Ramadhan adalah shalat tarawih yang dilakukan setelah shalat Isya.

Selain bernilai pahala, tarawih ternyata memiliki dampak positif bagi kesehatan mental. Aktivitas spiritual yang rutin selama Ramadhan dapat membantu menciptakan ketenangan batin dan kestabilan emosi.

Menurut WHO, kesehatan mental adalah kondisi sejahtera dimana individu mampu mengelola stres dan berfungsi secara produktif. Aktivitas religius dapat menjadi salah satu faktor pendukung kesejahteraan mental.

Sejalan dengan itu, APA menyatakan bahwa praktik spiritual dan religius sering dikaitkan dengan tingkat stres yang lebih rendah. Tarawih sebagai ibadah rutin berpotensi memberikan efek serupa.

Berikut beberapa dampak positif shalat tarawih terhadap kesehatan mental selama puasa Ramadhan sebagaimana dilansir dari laman NIH, Senin (2/3) :

  1. Mengurangi stres dan kecemasan

Gerakan shalat yang teratur dan bacaan ayat suci menciptakan efek relaksasi. Ritme ini membantu tubuh dan pikiran menjadi lebih tenang setelah aktivitas harian.

Penelitian yang dipublikasikan melalui National Institutes of Health menunjukkan bahwa praktik keagamaan dapat menurunkan tingkat stres dan kecemasan.

Saat menjalankan tarawih, fokus pada doa dan bacaan membantu mengalihkan pikiran dari tekanan hidup. Ini sangat bermanfaat di tengah tuntutan pekerjaan dan keluarga.

  1. Meningkatkan rasa kebersamaan dan dukungan sosial

Tarawih umumnya dilakukan berjamaah di masjid. Interaksi sosial ini memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas umat. Menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health, hubungan sosial yang kuat berperan penting dalam menjaga kesehatan mental.

Suasana masjid yang hangat selama Ramadhan bisa menciptakan rasa diterima dan dihargai. Hal ini yang membantu meningkatkan kesejahteraan emosional.

  1. Membantu mengatur emosi

Shalat tarawih mengajarkan kesabaran dan ketekunan. Berdiri, ruku, dan sujud dalam waktu yang cukup lama melatih pengendalian diri. Greater Good Science Center menjelaskan bahwa praktik mindfulness dan refleksi diri membantu regulasi emosi.

Dengan rutin tarawih, seseorang lebih mampu merespons masalah secara tenang. Emosi negatif pun lebih mudah dikendalikan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore