Ilustrasi sholat tarawih. (Photo by Mohammed Alim/Pexels)
JawaPos.com – Bulan suci Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus tetapi tentang memperbanyak ibadah. Salah satu ibadah khas Ramadhan adalah shalat tarawih yang dilakukan setelah shalat Isya.
Selain bernilai pahala, tarawih ternyata memiliki dampak positif bagi kesehatan mental. Aktivitas spiritual yang rutin selama Ramadhan dapat membantu menciptakan ketenangan batin dan kestabilan emosi.
Menurut WHO, kesehatan mental adalah kondisi sejahtera dimana individu mampu mengelola stres dan berfungsi secara produktif. Aktivitas religius dapat menjadi salah satu faktor pendukung kesejahteraan mental.
Sejalan dengan itu, APA menyatakan bahwa praktik spiritual dan religius sering dikaitkan dengan tingkat stres yang lebih rendah. Tarawih sebagai ibadah rutin berpotensi memberikan efek serupa.
Berikut beberapa dampak positif shalat tarawih terhadap kesehatan mental selama puasa Ramadhan sebagaimana dilansir dari laman NIH, Senin (2/3) :
Gerakan shalat yang teratur dan bacaan ayat suci menciptakan efek relaksasi. Ritme ini membantu tubuh dan pikiran menjadi lebih tenang setelah aktivitas harian.
Penelitian yang dipublikasikan melalui National Institutes of Health menunjukkan bahwa praktik keagamaan dapat menurunkan tingkat stres dan kecemasan.
Saat menjalankan tarawih, fokus pada doa dan bacaan membantu mengalihkan pikiran dari tekanan hidup. Ini sangat bermanfaat di tengah tuntutan pekerjaan dan keluarga.
Tarawih umumnya dilakukan berjamaah di masjid. Interaksi sosial ini memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas umat. Menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health, hubungan sosial yang kuat berperan penting dalam menjaga kesehatan mental.
Suasana masjid yang hangat selama Ramadhan bisa menciptakan rasa diterima dan dihargai. Hal ini yang membantu meningkatkan kesejahteraan emosional.
Shalat tarawih mengajarkan kesabaran dan ketekunan. Berdiri, ruku, dan sujud dalam waktu yang cukup lama melatih pengendalian diri. Greater Good Science Center menjelaskan bahwa praktik mindfulness dan refleksi diri membantu regulasi emosi.
Dengan rutin tarawih, seseorang lebih mampu merespons masalah secara tenang. Emosi negatif pun lebih mudah dikendalikan.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
