Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Februari 2025 | 12.33 WIB

Menarik Diketahui, Mengungkap 7 Sifat Unik Orang yang Jarang Update Media Sosial

Ilustrasi orang-orang yang update status di media sosial (Freepik) - Image

Ilustrasi orang-orang yang update status di media sosial (Freepik)

JawaPos.com - Di zaman sekarang, media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan banyak orang.

Lewat platform seperti Instagram, X (sebelumnya Twitter), dan TikTok, orang bisa berbagi momen, berkomunikasi, hingga mengekspresikan diri.

Akan tetapi, tidak semua pengguna aktif dalam hal membagikan postingan atau berkomentar. Ada kelompok yang lebih memilih untuk diam dan hanya mengamati tanpa banyak interaksi.

Fenomena ini memunculkan pertanyaan, apa alasan mereka memilih untuk tidak aktif memposting?

Menurut penelitian dari Small Business Bonfire, orang-orang yang jarang mengunggah konten cenderung lebih fokus pada mengamati dibandingkan mencari validasi sosial.

"Mereka yang jarang posting cenderung lebih fokus pada observasi daripada validasi sosial. Ini adalah bentuk kematangan emosional," ungkap studi tersebut.

Data internal juga menunjukkan bahwa sekitar 30 persen pengguna media sosial adalah ‘silent observer’ atau pengamat pasif.

Sementara itu, studi dari Personal Branding Blog mengungkapkan bahwa 65 persen pengguna yang menjaga akun media sosial mereka tetap privat merasa lebih nyaman berinteraksi langsung secara tatap muka dibandingkan melalui dunia maya.

Hal ini membantah anggapan bahwa seseorang harus aktif di media sosial agar dianggap populer atau memiliki kehidupan sosial yang sukses.

Kebiasaan jarang memposting ini berkaitan erat dengan kepribadian dan cara seseorang memandang interaksi digital. Dengan memahami pola ini, kita bisa melihat bahwa setiap orang memiliki pendekatan berbeda dalam menggunakan media sosial.

Artikel ini akan membahas lebih dalam tentang karakteristik unik orang-orang yang lebih memilih diam di media sosial, Rabu (5/2).

1. Menjaga Privasi dengan Bijak

Bagi mereka yang jarang memposting, menjaga privasi adalah hal yang utama. Ini bukan berarti mereka tertutup, tetapi lebih berhati-hati dalam membagikan kehidupan pribadi di dunia maya.

Mereka berpendapat bahwa tidak semua hal harus diketahui oleh publik. Selain itu, menjaga jarak dari eksposur media sosial juga membantu mereka menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti gosip atau penyebaran informasi pribadi.

Dengan lebih sedikit berbagi di media sosial, mereka merasa lebih aman dan nyaman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore