
Ilustrasi ibu dan anak. (Yan Krukau/Pexels)
JawaPos.com - Menjadi orang tua adalah perjalanan yang penuh dengan tantangan dan kebahagiaan. Banyak orang tua berusaha memberikan yang terbaik untuk anak-anak mereka, mulai dari menyiapkan sarapan, mengatur pakaian, hingga membantu mereka dalam tugas sehari-hari.
Ada pendekatan baru dalam pola asuh yang mulai mendapatkan perhatian, yaitu lazy parenting. Tren ini diperkenalkan oleh seorang ibu di TikTok yang berpendapat bahwa orang tua sebaiknya lebih sering mengambil langkah mundur dan membiarkan anak-anak mereka belajar melakukan berbagai tugas sendiri.
Dengan membiarkan anak mengerjakan tugas-tugasnya sendiri, mereka dapat membangun kemandirian, kepercayaan diri, serta rasa tanggung jawab yang lebih baik. Namun, apakah pendekatan ini benar-benar efektif? Berikut penjelasannya, dikutip dari Parents, Selasa (4/2).
Apa Itu Lazy Parenting dan Bagaimana Cara Kerjanya?
Konsep lazy parenting bukan berarti benar-benar malas atau tidak peduli terhadap anak, melainkan tentang memberikan kesempatan kepada mereka untuk menyelesaikan tugas sendiri tanpa terlalu banyak intervensi dari orang tua.
Lazy parenting adalah pendekatan pengasuhan yang mendorong anak untuk menyelesaikan tugas mereka sendiri tanpa terlalu banyak intervensi dari orangtua. Meskipun terdengar seperti orangtua menjadi malas, konsep ini sebenarnya bertujuan untuk membangun kemandirian, rasa tanggung jawab, dan kepercayaan diri anak.
Alih-alih selalu membantu, orangtua lebih banyak mengamati dan hanya turun tangan ketika benar-benar dibutuhkan. Berbeda dengan pendekatan helicopter parenting, di mana orangtua terlalu protektif dan selalu mengawasi anak, lazy parenting justru mendorong anak untuk lebih mandiri.
Menurut Amy McCready, pendiri Positive Parenting Solutions, banyak orang tua tanpa sadar melakukan terlalu banyak hal untuk anak mereka, yang sebenarnya dapat menghambat perkembangan keterampilan hidup dan kepercayaan diri mereka.
Manfaat Lazy Parenting untuk Anak yang Lebih Mandiri
Dengan lazy parenting, anak-anak belajar mengatasi tantangan sendiri, mengambil keputusan, dan mengembangkan keterampilan hidup yang penting. Misalnya, ketika dibiarkan merapikan mainan atau memilih pakaian sendiri, mereka belajar berpikir mandiri dan bertanggung jawab atas pilihan mereka.
Meskipun lazy parenting bisa membantu anak-anak menjadi lebih mandiri, ada saat-saat di mana orangtua tetap perlu terlibat. Jika anak mengalami kesulitan yang melebihi kemampuannya, orang tua sebaiknya memberikan bimbingan sebelum membiarkan mereka mencoba sendiri.
Parenting coach Tessa Stuckey menekankan pentingnya peran orang tua sebagai pendukung, bukan sebagai penyelamat. Artinya, orangtua harus membimbing anak dalam menghadapi tantangan, bukan menyelesaikan semua masalah mereka.
Selain itu, orang tua harus tetap hadir untuk memberikan dukungan emosional dan membantu anak dalam mengambil keputusan yang tepat. Dengan pendekatan yang seimbang antara membiarkan anak berusaha sendiri dan memberikan bantuan saat diperlukan, orangtua dapat membantu anak mereka tumbuh menjadi individu yang mandiri dan percaya diri.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
