
Ilustrasi delapan sifat yang umum terlihat pada orang-orang yang jarang mendapatkan kasih sayang saat masih anak-anak. (Pexels/cottonbro studio)
JawaPos.com - Kurangnya kasih sayang di masa kanak-kanak dapat berdampak signifikan pada perkembangan emosional seseorang.
Hal ini juga dapat memengaruhi mereka dalam mengekspresikan cinta, kepercayaan, dan kerentanan saat dewasa.
Orang-orang yang tumbuh dengan kasih sayang yang minim seringkali mengembangkan sifat-sifat tertentu sebagai cara mereka untuk mengatasi kebutuhan emosional yang tidak terpenuhi.
Ciri-ciri ini membentuk hubungan, harga diri, dan pendekatannya terhadap emosional.
Dilansir dari Geediting, inilah delapan sifat yang umum terlihat pada orang-orang yang jarang mendapatkan kasih sayang saat masih anak-anak.
1. Sangat mandiri
Kemandirian dapat menjadi suatu kebajikan. Namun, bagi mereka yang tumbuh dengan sedikit kasih sayang, hal itu seringkali muncul karena kebutuhan, bukan pilihan. Sejak usia dini, mereka belajar mengandalkan diri sendiri.
Tanpa dukungan emosional yang kebanyakan dari kita anggap remeh, mereka harus menghadapi pasang surut kehidupan sendirian. Kemandirian ini seringkali mengikuti mereka hingga dewasa, yang terwujud dalam semacam kepercayaan diri emosional yang mungkin sulit ditembus.
Bukan berarti mereka tidak mau berhubungan dengan orang lain. Ini hanya saja mereka sudah dikondisikan untuk percaya bahwa mereka hanya bisa mengandalkan diri mereka sendiri.
Ini adalah mekanisme pertahanan yang lahir karena kebutuhan, bukan preferensi pribadi, tetapi dengan kesabaran dan pengertian, hambatan ini dapat dirobohkan.
2. Berhati-hati dengan emosi sendiri
Ketika tumbuh dewasa, mereka telah belajar sejak dini bahwa mengungkapkan perasaan tidak dianjurkan. Kasih sayang sangat jarang terjadi yang membuatnya menjadi jago menyembunyikan emosi.
Ini bukan sekadar tentang tidak ingin membebani orang lain, ini tentang melindungi diri sendiri. Meskipun hal ini melindungi mereka dari kemungkinan terluka, hal ini juga mencegahnya untuk dapat menjalin hubungan mendalam dengan orang lain.
Mereka belajar untuk menjaga emosi karena itulah cara mereka untuk bertahan hidup. Namun, penting untuk diingat bahwa terkadang tidak apa-apa untuk meruntuhkan tembok tersebut.
Kerentanan bukanlah kelemahan. Faktanya, itu adalah kekuatan yang dapat menghasilkan hubungan yang lebih dalam dan pemahaman yang lebih baik tentang diri kita sendiri dan orang lain.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
