
Ilustrasi orang yang berempati apda orang lain. (Freepik)
JawaPos.com - Pernahkah anda mengalami hari yang penuh kesulitan, lalu tiba-tiba ada seseorang yang hadir dan benar-benar memahami apa yang anda rasakan? Rasanya seperti dilihat dan dimengerti, itulah empati dalam bentuk yang sesungguhnya.
Ketika kita menunjukkan empati kepada orang lain, kita membuka ruang bagi terciptanya hubungan yang lebih dekat dan mendalam. Hal ini membantu setiap individu merasa lebih didukung dan tidak lagi merasa sendiri.
Empati memiliki peran penting dalam menjaga kesejahteraan mental dan mempererat ikatan antar sesama. Beruntungnya, kemampuan untuk berempati bisa dilatih dengan sedikit perhatian, niat, dan usaha yang konsisten.
Kata ‘empati’ seringkali disamakan dengan kata ‘simpatik’ atau ‘belas kasihan’, padahal ketiganya memiliki makna yang berbeda.
Menurut laman calm.com, empati adalah kemampuan untuk merasakan apa yang orang lain rasakan, bukan hanya mengamati dari kejauhan.
Ketika anda berempati, anda tidak hanya menebak bagaimana perasaan seseorang, tetapi anda benar-benar merasakannya bersama mereka.
Empati bukan sekadar memahami perasaan orang lain, tetapi juga berfungsi untuk membangun hubungan yang penuh dukungan dan kasih sayang.
Dengan memperkuat empati, kualitas hidup kita bisa semakin kaya, dan lingkungan di sekitar kita akan menjadi lebih harmonis.
Seperti yang dijelaskan oleh webmd, orang yang memiliki tingkat empati tinggi cenderung memiliki lebih banyak teman, menjalin hubungan yang lebih bermakna, dan secara keseluruhan dapat berfungsi lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.
Sebaliknya, mereka yang memiliki kemampuan empati rendah seringkali terkait dengan gangguan kepribadian tertentu, seperti gangguan kepribadian antisosial atau narsistik.
Meskipun meningkatkan empati bisa terasa sulit, hal ini sangat memungkinkan dilakukan dengan latihan dan ketekunan seiring waktu. Berikut tipsnya:
Sebelum bisa benar-benar mengerti apa yang orang lain rasakan, kita perlu mengenali perasaan mereka. Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan menjadi pendengar yang baik.
Ketika teman atau orang terdekat berbicara tentang masalah yang mereka hadapi, dengarkan dengan sepenuh hati tanpa terganggu.
Misalnya, jika seorang teman curhat tentang tekanan pekerjaan atau masalah pribadi, berikan perhatian penuh dan tunjukkan bahwa anda peduli dengan apa yang mereka rasakan.
Salah satu cara untuk mengembangkan rasa empati adalah dengan terlibat dalam kegiatan sosial. Ketika kita melihat langsung kehidupan orang lain yang kurang beruntung, kita akan lebih menyadari pentingnya bersyukur dan peduli terhadap sesama.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
