Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 Februari 2025 | 19.04 WIB

Pentingnya Membangun Empati untuk Remaja, Perhatikan 7 Langkah Ini

Ilustrasi seseorang yang penuh empati sedang mengobrol. - Image

Ilustrasi seseorang yang penuh empati sedang mengobrol.

JawaPos.com – Simpati dan empati merupakan salah satu sifat yang dikaruniakan Tuhan kepada setiap manusia. Setiap manusia memiliki kadar sifat simpati dan empati yang berbeda-beda.

Namun, masih dapat diasah dengan baik, apalagi pada fase remaja yang membutuhkan bimbingan agar dapat memberikan simpati dan empati kepada orang lain dengan mempertimbangkan kemanusiaan dan tanpa adanya kekerasan verbal dan fisik baik kepada diri sendiri maupun orang lain.

Untuk kamu remaja yang penuh simpati dan empati, memiliki sikap ini memiliki keuntungan bagi diri kamu sendiri dan orang lain. Memiliki sikap ini artinya menumbuhkan simpati dan empati kepada orang lain tanpa membeda-bedakan orang tersebut dan bagaimana berperilakumu kepada orang lain. Berbeda dengan simpati, sikap empati memiliki tingkatan sikap yang lebih tinggi daripada sikap simpati.

Remaja merupakan kelompok sosial yang perlu untuk diberdayakan untuk menumbuhkan sifat empati ini. Nilai empati ini perlu ditumbuhkan kepada remaja agar mereka dapat mengetahui dan mengidentifikasi jenis-jenis masalah sosial apa saja yang ada di sekitar mereka, sehingga mereka dapat melakukan tindakan yang tepat apa yang harus dilakukan.

Dirangkum dari beberapa sumber seperti hellosehat.com, orami.co.id, dan alodokter.com, berikut ini 7 langkah bagaimana remaja memiliki empati penuh kepada orang lain, yuk simak langkah-langkah berikut ini.

1. Meningkatkan Tingkat Literasi Buku

Membaca dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan rasa empati kepada orang lain dan menambah wawasan bagi si pembaca. Membaca buku merupakan literasi dasar yang harus dimiliki semua orang, tidak terkecuali para remaja. Bentuk bacaan buku ini sangat beragam jenisnya, dapat buku fiksi, surat kabar, jurnal, dan konten online yang mendiseminasikan informasi tentang kehidupan orang ataupun karakter yang merepresentasikan seseorang ataupun kelompok sosial.

Jenis bacaan untuk meningkatkan literasi tentu banyak ragamnya, para remaja pada buku yang diminatinya, seperti koleksi buku fiksi, nonfiksi, surat kabar, jurnal ataupun hal yang lainnya. Saat membaca buku tersebut, cobalah untuk mendalami apa isi buku tersebut dan bagaimana kehidupan karakter pada kisah pada buku tersebut dan bagaimana pikiran mereka.

Dari hal sederhana tersebut, seseorang dapat membangun rasa empati dengan baik dan mulai menapaki kehidupan sosial secara nyata dan bertindak penuh empati serta dapat menyelesaikan masalah sosial dengan baik.

2. Mengajari Anak Mengenali Emosi Negatif

Mengajari anak mengenali emosi negatif merupakan langkah yang bagus untuk menumbuhkan sifat empati. Emosi negatif merupakan jenis emosi yang rentan berubah menjadi perilaku negatif pula, seperti kekerasan berupa verbal maupun fisik. Anak dapat meniru perilaku ini dari orang tuanya ataupun orang lain karena pergaulan pada lingkungan sosialnya.

Jika sejak dini anak sudah diajari mengatasi emosi negatif secara positif, kamu telah mengajari dengan tepat. Namun hal tersebut dapat berubah saat mereka beranjak menuju dewasa, terutama saat pada saat remaja. Ketika seorang anak memukul temannya, coba untuk jangan langsung memarahinya. Sebaiknya lerai pertengkaran anak dan menunggu sampai ia merasa tenang.

Ketika sudah tenang, memberikan pemahaman bahwa apa yang dia lakukan dan ekspresikan kurang tepat. Dari situ kamu bisa mengajari untuk berbagi dan menghargai satu sama lain. Kesabaran dan diplomasi merupakan langkah yang tepat bagi anak untuk mencoba menyelesaikan permasalahannya secara nyata.

3. Melakukan meditasi

Teknik pernapasan masuk ke dalam langkah untuk menjadi langkah awal dari metode yang kedua. Meditasi merupakan teknik pernapasan yang menjadi langkah efektif untuk mengatasi bagaimana kamu mengatur diri sendiri agar tetap tenang di sebuah keadaan atau situasi sosial. Meditasi merupakan teknik pernapasan yang bagus untuk mengasah sikap empati kepada orang lain dengan tetap menenangkan diri terlebih dahulu diri sendiri.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore