
Sambut Tahun 2025 dengan kondisi finansial yang lebih baik. (Istimewa)
JawaPos.com - Uang dan kesehatan mental memiliki hubungan yang erat. Tidak peduli seberapa banyak penghasilan seseorang, kecemasan finansial dapat muncul kapan saja. Faktanya, laporan American Psychological Association menyebutkan bahwa uang adalah sumber stres utama bagi banyak orang.
Mengapa uang menyebabkan kecemasan? Banyak faktor yang memengaruhi hubungan seseorang dengan uang. Jika sejak kecil seseorang tumbuh dalam lingkungan finansial yang tidak stabil, ia mungkin membawa kecemasan itu hingga dewasa. Bahkan jika kondisi keuangannya sudah membaik, rasa takut kekurangan tetap menghantui.
Selain itu, tekanan sosial juga berperan besar. Media sosial sering menampilkan gaya hidup mewah yang membuat kita merasa perlu mengikuti tren. Menurut survei Allianz Insurance, 57% orang mengakui pernah menghabiskan uang tanpa rencana karena terpengaruh oleh media sosial.
Kebiasaan konsumtif juga terbentuk dari pengalaman masa lalu. Misalnya, jika seseorang terbiasa menggunakan uang untuk mengatasi masalah emosional, ia mungkin akan cenderung melakukan "retail therapy" atau belanja impulsif saat merasa sedih atau stres.
Lalu, bagaimana mengubah kebiasaan finansial agar lebih tenang dalam mengelola keuangan? Berikut penjelasannya, dikutip dari The Healthy, Jumat (31/1).
Kenali Perasaan Anda Saat Ingin Berbelanja
Sebelum membeli sesuatu, tanyakan pada diri sendiri, Apakah saya benar-benar membutuhkan ini, atau hanya ingin merasa lebih baik? Jika Anda berbelanja karena marah, bosan, atau stres, coba cari cara lain untuk mengatasi perasaan tersebut, seperti berbicara dengan teman atau berjalan-jalan sejenak.
Temukan Sumber Kepuasan Lain
Belanja impulsif memberikan kesenangan sesaat karena memicu pelepasan dopamin dalam otak. Namun, efek ini hanya sementara. Cobalah mencari kepuasan dari aktivitas lain seperti berolahraga, menulis jurnal, atau mengembangkan hobi baru. Dengan begitu, Anda tidak terus-menerus bergantung pada belanja untuk merasa lebih baik.
Beri Diri Anda Izin untuk Sesekali ‘Self Reward’
Menghemat uang bukan berarti harus menekan diri sendiri secara berlebihan. Jika terlalu ketat dalam mengatur pengeluaran, Anda justru bisa merasa semakin tertekan. Yang penting adalah berbelanja dengan sadar dan sesuai nilai yang Anda pegang.
Untuk menghindari keputusan impulsif, coba terapkan aturan "tidur dulu sebelum membeli", kemudian tunggu setidaknya satu malam sebelum memutuskan untuk membeli sesuatu.
Hilangkan Rasa Malu dalam Mengelola Uang

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
