Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 Januari 2025 | 05.52 WIB

Orang yang Tidak Memiliki Hubungan Dekat dengan Orang Tuanya Biasanya Menunjukkan 7 Perilaku Ini, Menurut Psikologi

Ilustrasi orang yang memiliki hubungan dekat dengan orang tuanya. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang memiliki hubungan dekat dengan orang tuanya. (Freepik)

JawaPos.com - Hubungan antara anak dan orang tua membentuk banyak aspek dalam kehidupan seseorang, termasuk bagaimana mereka berinteraksi dengan dunia. Namun, tidak semua orang memiliki ikatan yang kuat dengan orang tuanya.

Orang yang tidak memiliki hubungan dekat dengan orang tua sering menunjukkan perilaku tertentu yang bisa terlihat jelas.

Ini bukan sesuatu yang mereka pilih secara sadar, melainkan hasil dari pengalaman masa kecil yang membentuk cara mereka berpikir dan bertindak.

Dilansir dari Geediting pada Jumat (24/1), berikut adalah tujuh perilaku yang biasanya ditunjukkan oleh orang-orang yang tidak memiliki hubungan dekat dengan orang tua mereka, menurut psikologi.

1. Sulit Membangun Hubungan Dekat

Mereka yang tidak memiliki ikatan kuat dengan orang tua cenderung mengalami kesulitan dalam membangun hubungan dekat dengan orang lain. Ini bukan karena mereka tidak ingin terhubung, tetapi karena pengalaman masa lalu membuat mereka berhati-hati dalam menjalin kedekatan.

Rasa takut akan penolakan atau ditinggalkan sering kali menjadi alasan di balik sikap mereka yang terlihat tertutup atau menjaga jarak. Akibatnya, mereka bisa merasa kesepian atau dianggap dingin oleh orang-orang di sekitarnya.

Namun, di balik sikap itu, sebenarnya mereka mendambakan koneksi emosional yang mendalam. Hanya saja, mereka cenderung lebih waspada dalam membangun hubungan karena pernah mengalami ketidakpastian dalam hubungan dengan orang tua.

2. Terlalu Mandiri dan Enggan Meminta Bantuan

Ironisnya, banyak orang yang tidak memiliki hubungan dekat dengan orang tua justru mengembangkan kemandirian yang berlebihan. Alih-alih mencari kehangatan dari hubungan baru, mereka lebih memilih untuk mengandalkan diri sendiri.

Mereka takut bergantung pada orang lain karena khawatir akan merasa kecewa atau ditinggalkan lagi. Akibatnya, mereka sering menolak bantuan, bahkan dalam situasi yang sebenarnya membutuhkan dukungan.

Meskipun kemandirian adalah hal positif, terlalu menutup diri dari bantuan bisa membuat hidup lebih sulit. Mereka mungkin kesulitan menghadapi tantangan karena enggan mengandalkan orang lain.

3. Cenderung Keras pada Diri Sendiri

Orang yang tidak memiliki hubungan dekat dengan orang tua juga sering kali sangat kritis terhadap diri sendiri. Kurangnya validasi dari orang tua di masa kecil membuat mereka merasa tidak cukup baik, sehingga mereka terus-menerus meragukan diri sendiri.

Dalam psikologi, konsep ini dikenal sebagai “cognitive triad,” di mana seseorang memiliki pandangan negatif terhadap diri sendiri, dunia, dan masa depan. Hal ini dapat berkontribusi pada masalah kesehatan mental seperti kecemasan atau depresi.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore