Ilustrasi teman yang toxic. (Pexels.com/LizaSummer)
JawaPos.com - Mencari teman sejati sama sulitnya dengan menemukan jarum ditumpukan jerami. Mereka belum tentu mampu menemani masa-masa sulit dan menerima kita apa adanya.
Mengutip dari laman Hello Sehat, menurut penelitian bahwa remaja yang memiliki teman sejati cenderung tidak memiliki kecemasan sosial dan menurunkan risiko stres.
Hal tersebut membuktikan juga bahwa kita memiliki harga diri yang cukup tinggi karena merasa ada support system. Tapi lain halnya ketika teman itu menjadi racun karena perilakunya yang kurang baik.
Dilansir dari laman Small Biz Technology pada (22/01) jika temanmu melakukan 5 hal ini padamu, mereka tidak layak diberikan kesempatan kedua :
1. Berulang kali mengingkari janji
Kepercayaan adalah fondasi persahabatan apapun, dan salah satu cara tercepat untuk mengikis kepercayaan yaitu janji yang diingkari. Kita semua memang mempunyai saat-saat di mana tidak dapat menepati komitmen karena keadaan yang tidak terduga.
Namun jika seorang teman terus-menerus gagal menepati janjinya, itu pertanda jelas bahwa dia tidak menghargai waktu dan perasaanmu. Janji yang diingkari berulang kali menandakan kurangnya keandalan dan pertimbangan. Sepertinya mereka mengatakan bahwa kebutuhan dan harapanmu tidak penting.
2. Mereka selalu negatif
Kita semua mempunyai hari-hari ketika segala sesuatunya tidak berjalan baik, dan saat itulah membutuhkan teman-teman untuk mendampingi kita dengan satu atau dua kata yang menghibur.
Namun, jika seorang teman terus-menerus bersikap negatif, selalu mengeluh, atau menciptakan drama, hal ini bisa sangat menguras emosi.
Meski terdengar kasar, mungkin ini saatnya memikirkan kembali hubungan tersebut atau setidaknya menjauhkan diri dari hubungan tersebut demi kesejahteraanmu sendiri.
3. Rasa bersalah membuat tersandung untuk melakukan hal-hal yang tidak diinginkan
Menyandung rasa bersalah adalah taktik manipulatif yang melemahkanmu. Alih-alih menghormati batasan, teman tipe ini menggunakan tekanan emosional untuk mendapatkan sesuatu yang mereka inginkan.
Ungkapan seperti, “Kalau begitu, aku akan pergi sendiri saja,” atau, “Kupikir kamu peduli padaku,” dirancang untuk membuatmu merasa seperti orang jahat karena memprioritaskan kebutuhan atau batasan sendiri.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
