
Ilustrasi kebiasaan seseorang yang menandakan kurangnya kedewasaan dan kebijaksanaan. (Freepik)
JawaPos.com - Setiap orang pasti pernah melalui fase di mana sikap atau keputusan yang diambil terasa kurang dewasa atau bijaksana. Namun, bagaimana cara mengenali tanda-tanda ini?
Psikologi memberikan pandangan penting mengenai kebiasaan yang mencerminkan kurangnya kedewasaan dan kebijaksanaan. Memahami pola-pola ini adalah langkah awal untuk mencapai pertumbuhan pribadi. Dilansir dari Geediting, berikut adalah delapan kebiasaan yang perlu kamu ketahui.
1. Bertindak secara impulsif tanpa berpikir panjang
Pernahkah kamu membuat keputusan tergesa-gesa dan kemudian menyesalinya? Sikap impulsif ini menjadi salah satu tanda umum kurangnya kedewasaan dan kebijaksanaan.
Tindakan impulsif sering kali diasosiasikan dengan remaja, tetapi bisa saja terbawa hingga dewasa jika tidak diatasi. Kebiasaan ini melibatkan keputusan spontan tanpa mempertimbangkan konsekuensi yang mungkin terjadi.
Contohnya, belanja barang yang tidak diperlukan hanya karena diskon, atau mengirim pesan penuh emosi tanpa memikirkannya terlebih dahulu. Kedewasaan berarti mampu menahan diri, merenungkan situasi, dan membuat keputusan dengan bijak.
2. Menghindari tanggung jawab
Sebagian orang cenderung menghindari tanggung jawab dengan berbagai cara, mulai dari menyalahkan orang lain hingga mengabaikan tugas yang tidak disukai. Kebiasaan ini mencerminkan kurangnya kedewasaan.
Psikologi menyebut sikap ini sebagai tanda individu yang belum siap menghadapi konsekuensi dari tindakannya. Orang yang bijaksana akan berani mengakui kesalahan dan mengambil tanggung jawab penuh.
Menghadapi tanggung jawab, meskipun berat, adalah langkah penting menuju pertumbuhan pribadi dan kedewasaan emosional.
3. Terlalu bergantung pada orang lain
Kemandirian adalah salah satu ciri utama kedewasaan. Meskipun meminta bantuan adalah hal yang wajar, terlalu bergantung pada orang lain bisa menjadi tanda kurangnya kedewasaan dan kebijaksanaan.
Ketergantungan berlebihan, baik secara emosional maupun praktis, menunjukkan ketidakmampuan untuk mengelola kebutuhan sendiri. Psikologi menyebut ini sebagai "learned helplessness," yaitu keyakinan bahwa seseorang tidak mampu mengubah situasi meskipun ada peluang untuk melakukannya.
Belajar untuk mandiri dan percaya pada kemampuan diri sendiri adalah langkah penting untuk mencapai kedewasaan.
4. Sulit mengendalikan emosi
Kemampuan mengatur emosi adalah ciri utama orang yang dewasa. Mereka yang sering kali meledak-ledak karena hal kecil atau merasa sulit pulih dari kekecewaan menunjukkan kurangnya kemampuan ini.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
