Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 Januari 2025 | 18.30 WIB

7 Frasa yang Harus Diwaspadai dalam Hubungan, Tanda-Tanda Manipulasi

Pelaku gaslighting biasa menggunakan beberapa frasa dengan tujuan membuat korbannya meragukan diri sendiri, baik itu terkait emosi, ingatan, atau persepsi mereka. (pexels.com) - Image

Pelaku gaslighting biasa menggunakan beberapa frasa dengan tujuan membuat korbannya meragukan diri sendiri, baik itu terkait emosi, ingatan, atau persepsi mereka. (pexels.com)

JawaPos.com – Dalam kehidupan sehari-hari, baik di tempat kerja, pertemanan, maupun hubungan asmara, tidak semua interaksi berlangsung jujur dan tulus. Beberapa orang memiliki cara halus untuk memanipulasi situasi demi kepentingan mereka sendiri. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan kata-kata yang tampak biasa, tetapi sebenarnya memiliki maksud tersembunyi.

Dilansir dari Parent from Heart, berikut tujuh frasa yang sering digunakan oleh orang manipulatif. Jika Anda sering mendengar kalimat ini, sebaiknya mulai waspada.

  1. “Kau tahu kau bisa percaya padaku, kan?”
    Orang yang tulus tidak perlu terus-menerus meyakinkan Anda untuk percaya. Jika frasa ini terlalu sering diucapkan, bisa jadi seseorang sedang mencoba menurunkan kewaspadaan Anda agar lebih mudah dimanipulasi.

  • “Aku benci drama.”
    Ironisnya, mereka yang mengaku membenci drama sering kali justru menjadi sumbernya. Ini adalah strategi untuk terlihat sebagai korban sekaligus menjaga citra baik mereka.

  • “Aku tidak seperti gadis lainnya.”
    Kalimat ini sering digunakan untuk menciptakan ilusi eksklusivitas, seolah-olah dia berbeda dari yang lain agar Anda merasa istimewa. Namun, sering kali ini hanya trik untuk menarik perhatian.

  • “Aku nggak bisa menahannya.”
    Frasa ini digunakan untuk menghindari tanggung jawab dengan menyalahkan keadaan atau dorongan hati mereka sendiri. Jangan mudah merasa kasihan dan terbawa emosi.

  • “Aku baik-baik saja.”
    Jika diucapkan dengan nada tertentu, kalimat ini bisa menjadi bentuk manipulasi emosional. Seseorang mungkin ingin Anda merasa bersalah karena tidak peka terhadap perasaannya.

  • “Kalau kamu benar-benar peduli sama aku…”
    Kalimat ini digunakan untuk memanipulasi perasaan bersalah Anda agar melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak ingin Anda lakukan.

  • “Kamu terlalu sensitif.”
    Ini adalah bentuk gaslighting yang membuat Anda meragukan perasaan sendiri. Jika seseorang terus-menerus mengatakan ini, mereka mungkin sedang mencoba mengendalikan emosi dan cara berpikir Anda.

  • Mengenali tanda-tanda manipulasi sejak dini sangat penting untuk melindungi diri dari hubungan yang tidak sehat. Jika sering mendengar frasa-frasa ini, jangan ragu untuk menetapkan batasan dan mempertimbangkan ulang hubungan tersebut.

    Editor: Ilham Safutra
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore