Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Januari 2025 | 16.00 WIB

Orang Tua yang Memiliki Hubungan Jauh dengan Anak-anak Dewasanya Biasanya Menunjukkan 8 Perilaku Ini Tanpa Disadari Menurut Psikologi

ilustrasi seseorang yang memiliki hubungan jauh dengan anak-anak yang telah dewasa - Image

ilustrasi seseorang yang memiliki hubungan jauh dengan anak-anak yang telah dewasa

JawaPos.com - Hubungan antara orangtua dan anak sering kali dipengaruhi oleh pola interaksi yang terbentuk sejak kecil.

Ketika anak-anak tumbuh dewasa, hubungan ini dapat berubah menjadi lebih dekat atau justru menjauh, tergantung pada bagaimana kedua belah pihak membangun komunikasi dan kepercayaan.

Dilansir dari Geediting pada Senin (13/1), ada sejumlah perilaku yang sering kali tanpa disadari dilakukan oleh orangtua yang akhirnya menyebabkan hubungan dengan anak-anak dewasanya menjadi renggang. Berikut delapan perilaku tersebut:

1. Terlalu Sering Mengkritik Pilihan Hidup Anak

Orangtua yang cenderung kritis terhadap keputusan anak, seperti pilihan karier, pasangan, atau gaya hidup, sering kali membuat anak merasa tidak dihargai.

Kritik yang terus-menerus, meskipun dimaksudkan untuk kebaikan, dapat menciptakan jarak emosional karena anak merasa tidak diterima apa adanya.

2. Tidak Menghormati Batas Pribadi Anak

Seiring bertambahnya usia, anak-anak membutuhkan ruang untuk mengelola hidup mereka sendiri.

Orangtua yang sering mencampuri urusan pribadi, seperti keuangan, hubungan, atau pilihan karier, tanpa persetujuan anak, dapat membuat anak merasa tidak dihormati.

Ini sering kali menjadi penyebab utama konflik yang merenggangkan hubungan.

3. Terlalu Fokus pada Diri Sendiri

Orangtua yang terus-menerus membicarakan masalah atau kebutuhannya sendiri tanpa memperhatikan perasaan dan pengalaman anak dewasa mereka dapat membuat anak merasa tidak dianggap penting.

Ketidakseimbangan ini dapat memupuskan keinginan anak untuk menjalin komunikasi yang mendalam.

4. Menggunakan Rasa Bersalah sebagai Alat Manipulasi

Beberapa orangtua tanpa sadar menggunakan rasa bersalah untuk memaksa anak menuruti keinginan mereka, seperti "Kamu tidak peduli lagi pada keluarga," atau "Ibu sudah berkorban banyak, tapi kamu malah sibuk dengan hidupmu sendiri."

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore