Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Januari 2025 | 22.45 WIB

Pasangan Muda yang Memutuskan Child Free, Biasanya Memiliki 9 Perilaku Ini Menurut Psikologi

Ilustrasi pasangan muda yang child free. - Image

Ilustrasi pasangan muda yang child free.

JawaPos.com - Kehadiran buah hati biasanya merupakan momen yang sangat ditunggu-tunggu bagi setiap pasangan, terlebih saat mereka baru saja menikah. Dengan adanya si kecil, keluarga menjadi hangat dan mampu melahirkan generasi penerus bangsa.

Namun ada pula pasangan yang memutuskan untuk child free atau tidak memiliki anak seumur hidup, terkadang mereka memiliki alasan khusus seperti tidak siap menjadi orang tua ataupun tidak mampu perihal keuangan.

Dilansir dari laman Blog Herald pada (09/01) pasangan muda yang memutuskan child free, biasanya memiliki 9 perilaku ini menurut psikologi :

1. Mengungkapkan secara jelas perihal kebebasan pribadi

Ketika menyangkut pilihan hidup kaum muda, kebebasan pribadi sering kali menjadi pusat perhatian. Ini bukan hanya tentang memberontak atau melanggar norma, tapi tentang mengukir kehidupan yang selaras dengan diri mereka.

Pasangan muda yang tidak menginginkan anak memiliki kesadaran kuat akan kebebasan pribadi ini. Mereka tidak menentang gagasan menjadi orang tua karena memandang rendah anak-anak atau tidak mampu memikul tanggung jawab.

2. Menunjukkan rasa penentuan nasib sendiri yang kuat

Penentuan nasib sendiri adalah konsep psikologis yang berbicara banyak tentang keinginan dan pilihan hidup seseorang. Ini semua tentang mengendalikan hidup And dan membuat keputusan yang selaras dengan tujuan, nilai, dan keyakinan pribadi.

Jika menyangkut kaum muda yang tidak menginginkan anak, rasa ingin menentukan nasib sendiri biasanya cukup kuat. Mereka tidak terpengaruh oleh tekanan atau ekspektasi masyarakat.

Sebaliknya, mereka tetap teguh pada keputusannya untuk tidak mempunyai anak, karena itu selaras dengan visi pribadi mereka untuk hidup.

3. Mereka menunjukkan empati terhadap orang tua

Bertentangan dengan apa yang mungkin dipikirkan sebagian orang, banyak anak muda yang tidak menginginkan anak menunjukkan tingkat empati yang tinggi terhadap orang tua.

Meskipun telah memilih jalan yang berbeda, mereka sering kali sangat menghormati tantangan dan manfaat menjadi orang tua. Mereka memahami besarnya tanggung jawab, pengorbanan, dan cinta yang terkandung di dalamnya.

Jadi, meskipun mereka sendiri tidak menginginkan anak, mereka dapat berempati dengan orang yang menginginkannya. Mereka dapat menghargai pilihan orang lain meskipun pilihan itu tidak sejalan.

4. Sering merencanakan masa depan yang bebas dari tanggung jawab orang tua

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore