
Ilustrasi pasangan muda yang child free.
JawaPos.com - Kehadiran buah hati biasanya merupakan momen yang sangat ditunggu-tunggu bagi setiap pasangan, terlebih saat mereka baru saja menikah. Dengan adanya si kecil, keluarga menjadi hangat dan mampu melahirkan generasi penerus bangsa.
Namun ada pula pasangan yang memutuskan untuk child free atau tidak memiliki anak seumur hidup, terkadang mereka memiliki alasan khusus seperti tidak siap menjadi orang tua ataupun tidak mampu perihal keuangan.
Dilansir dari laman Blog Herald pada (09/01) pasangan muda yang memutuskan child free, biasanya memiliki 9 perilaku ini menurut psikologi :
1. Mengungkapkan secara jelas perihal kebebasan pribadi
Ketika menyangkut pilihan hidup kaum muda, kebebasan pribadi sering kali menjadi pusat perhatian. Ini bukan hanya tentang memberontak atau melanggar norma, tapi tentang mengukir kehidupan yang selaras dengan diri mereka.
Pasangan muda yang tidak menginginkan anak memiliki kesadaran kuat akan kebebasan pribadi ini. Mereka tidak menentang gagasan menjadi orang tua karena memandang rendah anak-anak atau tidak mampu memikul tanggung jawab.
2. Menunjukkan rasa penentuan nasib sendiri yang kuat
Penentuan nasib sendiri adalah konsep psikologis yang berbicara banyak tentang keinginan dan pilihan hidup seseorang. Ini semua tentang mengendalikan hidup And dan membuat keputusan yang selaras dengan tujuan, nilai, dan keyakinan pribadi.
Jika menyangkut kaum muda yang tidak menginginkan anak, rasa ingin menentukan nasib sendiri biasanya cukup kuat. Mereka tidak terpengaruh oleh tekanan atau ekspektasi masyarakat.
Sebaliknya, mereka tetap teguh pada keputusannya untuk tidak mempunyai anak, karena itu selaras dengan visi pribadi mereka untuk hidup.
3. Mereka menunjukkan empati terhadap orang tua
Bertentangan dengan apa yang mungkin dipikirkan sebagian orang, banyak anak muda yang tidak menginginkan anak menunjukkan tingkat empati yang tinggi terhadap orang tua.
Meskipun telah memilih jalan yang berbeda, mereka sering kali sangat menghormati tantangan dan manfaat menjadi orang tua. Mereka memahami besarnya tanggung jawab, pengorbanan, dan cinta yang terkandung di dalamnya.
Jadi, meskipun mereka sendiri tidak menginginkan anak, mereka dapat berempati dengan orang yang menginginkannya. Mereka dapat menghargai pilihan orang lain meskipun pilihan itu tidak sejalan.
4. Sering merencanakan masa depan yang bebas dari tanggung jawab orang tua

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
