Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Januari 2025 | 21.19 WIB

Fenomena People Pleaser di Media Sosial, Penyebab dan Dampaknya

Ilustrasi rekan kerja ditegur atasan (Mikhail Nilov/pexels.com)

JawaPos.com – Istilah "people pleaser" belakangan ini ramai dibicarakan di media sosial, mulai dari meme hingga thread panjang di Twitter. Apa sebenarnya arti istilah ini, dan mengapa banyak orang merasa terhubung dengannya?

Dilansir dari tulisan Carla Masdiana di NSS G-Club, people pleaser adalah seseorang yang memiliki kecenderungan untuk memprioritaskan kebahagiaan orang lain di atas kebutuhannya sendiri. Menurut psikolog Francesca Picozzi, pola ini sering kali berakar pada pola asuh masa kecil dan pengalaman yang membentuk cara kita berinteraksi dengan orang lain.

Tanda-Tanda People Pleaser

Setiap orang tentu pernah ingin menyenangkan orang lain, tetapi pada people pleaser, kebiasaan ini menjadi berlebihan hingga sulit menetapkan batas. Berikut beberapa tanda umumnya:

  1. Sulit mengatakan "tidak"
    Selalu mengiyakan permintaan orang lain, bahkan jika itu mengganggu kebutuhan pribadi.
  2. Menghindari konflik
    Berusaha menghindari perdebatan dengan cara menyetujui apa pun yang diinginkan orang lain.
  3. Merasa bersalah saat menolak permintaan
    Sering merasa bersalah meskipun alasan penolakannya logis dan dapat diterima.
  4. Mengorbankan diri sendiri
    Mengabaikan kebutuhan pribadi demi orang lain, bahkan hingga menyebabkan stres atau kelelahan.

Penyebab People Pleaser

Tidak ada satu penyebab pasti, tetapi beberapa faktor berikut sering memengaruhinya:

  1. Rendahnya harga diri
    Merasa kurang berharga sehingga bergantung pada penerimaan orang lain untuk merasa berarti.
  2. Kecenderungan kecemasan
    Takut akan penolakan atau konflik yang membuat orang tersebut selalu berusaha menyenangkan orang lain.
  3. Pengaruh pola asuh
    Pola asuh yang menuntut anak untuk selalu patuh atau berusaha mendapat pengakuan dapat membentuk pola ini.
  4. Tekanan sosial
    Media sosial memperkuat tekanan untuk selalu tampil baik dan diterima oleh semua orang.

Dampak People Pleaser pada Kesehatan Mental

Meski terlihat seperti perilaku yang positif, menjadi people pleaser dalam jangka panjang dapat merugikan kesehatan mental. Dampaknya meliputi:

  • Stres dan kecemasan akibat terlalu sering mengabaikan kebutuhan pribadi.
  • Kelelahan emosional karena terus-menerus mencoba menyenangkan semua orang.
  • Rasa frustrasi karena kebutuhan pribadi tidak terpenuhi.

Cara Mengatasi Perilaku People Pleaser

Jika Anda merasa terlalu sering mengabaikan diri sendiri demi orang lain, berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan:

  1. Refleksi Diri
    Tanyakan pada diri sendiri mengapa Anda merasa perlu menyenangkan orang lain dan apa yang Anda rasakan setelah melakukannya.

  • Belajar Mengatakan "Tidak"
    Menolak permintaan dengan sopan adalah keterampilan penting. Anda tidak perlu merasa bersalah untuk menjaga keseimbangan hidup.

  • Menetapkan Batas Sehat
    Jelaskan batasan Anda dengan tegas kepada orang lain. Misalnya, tentukan waktu kapan Anda bisa membantu dan kapan tidak.

  • Meningkatkan Harga Diri
    Fokus pada apa yang membuat Anda bahagia tanpa bergantung pada persetujuan orang lain.

  • Cari Bantuan Profesional
    Konsultasi dengan psikolog atau konselor dapat membantu memahami akar dari perilaku ini dan memberikan strategi yang sesuai untuk mengubahnya.

  • Peran Media Sosial dalam Fenomena People Pleaser

    Media sosial sering menyederhanakan konsep psikologis menjadi tren viral. Meski ini membantu meningkatkan kesadaran, ada risiko menganggap enteng dampaknya.

    Meme atau lelucon tentang people pleaser mungkin membuat masalah ini terlihat ringan, padahal bagi sebagian orang, ini adalah pola perilaku yang serius dan membutuhkan perhatian lebih.

    Fenomena people pleaser mencerminkan tantangan sosial modern, di mana tekanan untuk selalu "terlihat baik" sering kali membuat kita lupa untuk mengutamakan diri sendiri.

    Editor: Ilham Safutra
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore