
Ilustrasi orang malas (Ketut Subiyanto/pexels.com)
JawaPos.com - Perlu hari yang santai? Itu wajar terjadi pada kita semua. Di tengah kesibukan, sesekali bermalas-malasan itu penting dan dibutuhkan. Sayangnya, apabila kamu sering melakukannya dan kesulitan menyelesaikan tugas, itu bisa jadi pertanda ada masalah.
Kurangnya semangat untuk bekerja, tumpukan tugas, atau bahkan masalah medis bisa mempengaruhi motivasimu dalam menyelesaikan pekerjaan.
Merangkum healthline.com, berikut ini berbagai cara sehat untuk menghilangkan rasa malasmu secara praktis dan tepat.
Baca Juga: Tinggalkan 7 Kebiasaan Ini Jika Kamu Ingin Melawan Rasa Malas yang Mengganggu Produktivitasmu!
1. Jadikan tujuanmu agar bisa dikelola
Menetapkan tujuan yang terlalu tinggi dan membebani diri dengan terlalu banyak tugas dapat mengakibatkan kelelahan. Meskipun tidak selalu dianggap sebagai gangguan klinis, namun gejala kelelahan dapat dikenali oleh tenaga medis.
Kelelahan akibat pekerjaan bisa mengarah pada kehilangan minat, motivasi, dan keinginan untuk menghindar. Guna menghindari kelebihan beban, cobalah menetapkan tujuan yang lebih realistis dan terjangkau yang akan membantumu mencapai tujuan tanpa merasa kewalahan.
2. Jangan berharap dirimu sempurna
Perfeksionisme semakin meningkat dan berdampak pada kondisi psikologis. Sebuah studi 2017 yang mengamati mahasiswa dari 1989 hingga 2016 menemukan tren peningkatan perfeksionisme, dengan lingkungan yang lebih kompetitif, ekspektasi yang tidak realistis, serta orang tua yang lebih cemas dan mengontrol dibandingkan sebelumnya.
Dampaknya, orang cenderung lebih kritis terhadap diri sendiri dan orang lain sampai menyebabkan peningkatan depresi dan kecemasan. Penelitian lain menunjukkan bahwa menginginkan kesempurnaan berkaitan dengan penghindaran yang mendorong orang untuk menghindari stresor.
3. Gunakan self-talk positif daripada self-talk negatif
Mengubah pola pikir negatif menjadi positif merupakan sebuah perjalanan yang membutuhkan waktu dan kesabaran. Kita tidak bisa mengubah kebiasaan seketika, tetapi dengan konsistensi dan tekad, kita bisa secara bertahap mengubah cara kita berpikir dan berbicara mengenai diri kita sendiri.
Mulailah dengan mengidentifikasi pikiran-pikiran negatif yang sering muncul dalam benakmu. Kemudian, gantilah pikiran-pikiran tersebut dengan afirmasi positif yang lebih realistis dan konstruktif. Dengan berlatih secara teratur, afirmasi positif akan menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari dan membantu kita mencapai tujuan-tujuan kita.
4. Buat rencana dan tindakan
Merencanakan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai suatu tujuan bisa sangat membantu dalam mewujudkannya. Ketika kamu merencanakan, penting bersikap realistis tentang sumber daya yang dibutuhkan, seperti waktu, tenaga, dan faktor lainnya yang memengaruhi pencapaian tujuan tersebut.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
