Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Januari 2025 | 23.30 WIB

Stop Ubah Diri Sendiri: Deretan Pola Pikir Beracun ini Dapat Menyebabkan Kegagalan Resolusi Tahun ini

Ilustrasi pola pikir beracun ini dapat menyebabkan kegagalan resolusi tahun ini. - Image

Ilustrasi pola pikir beracun ini dapat menyebabkan kegagalan resolusi tahun ini.

JawaPos.com - Pada tanggal 1 Januari, beberapa orang memberi izin untuk melupakan semua kesialan, drama, dan penyesalan tahun lalu. Ternyata pola pikir ini mungkin lebih beracun daripada menyimpannya secara sukarela.

Menembakkan pistol pemicu pada serangkaian resolusi baru akan menempatkan kamu di jalan menuju kehidupan yang lebih bahagia dan lebih sehat. Namun, mari kita jujur, berapa banyak resolusi tahun lalu yang didasarkan pada hal-hal yang kamu lakukan salah pada tahun sebelumnya?

Sudah saatnya untuk menyadari bahwa mentalitas, "tahun baru, diri baru" ini mungkin memberi terlalu banyak tekanan, terutama bila hal itu datangnya dari masa lalu alih-alih menyadari semua hal baik tentang diri sendiri.

Dilansir dari True You Journal, inilah alasan mengapa kamu harus berhenti mencoba mengubah diri setiap tahunnya. Mengetahui ini akan membuatmu perlahan memperbaiki diri menuju masa depan yang lebih baik yang tidak bergantung pada kebencian terhadap diri sendiri.

1. Tidak ada yang namanya perubahan kepribadian secara menyeluruh

Pengembangan diri selalu menjadi tujuan positif, tetapi apa sebenarnya pengembangan diri itu? Berusaha mengubah diri sendiri sepenuhnya adalah pola pikir yang buruk. Berusaha menciptakan "Diri Baru" menyiratkan bahwa "Diri Saat Ini" entah bagaimana tidak memuaskan atau tidak cukup baik.

Pola pikir ini dapat melupakan dan mengabaikan semua kekuatan yang kamu miliki dan pelajaran berharga yang diajarkan tahun sebelumnya. Semua kegagalan, keberhasilan, kesempatan yang terlewat dan direbut telah membentukmu. Kamu tidak dapat menghapusnya dan memulai dari awal, kamu hanya dapat membangunnya.

Resolusi yang lebih baik adalah menerima apa yang dapat kamu berikan kepada dunia. Setiap orang memiliki sifat yang baik, jadi pertahankan kekuatanmu. Temukan kegembiraan dengan mencintai diri sendiri dan melihat nilai diri, karena ini akan membuat kamu percaya diri untuk mengejar tujuan yang lebih realistis.

2. Membandingkan diri sendiri dengan orang lain

Seringkali, resolusi kita dibangun di atas perbandingan. Kita melihat orang-orang di media sosial menjalani kehidupan yang kita inginkan, jadi kita mencoba meniru mereka atau kita membandingkan diri dengan seorang teman yang tampaknya memiliki segalanya.

Perbandingan adalah penyakit yang dijamin akan menghancurkan harga diri. Promosi kerja seorang teman tidak ada hubungannya dengan Anda. Seorang influencer yang menghasilkan $5 juta setahun sambil bekerja 10 jam seminggu sama sekali tidak ada hubungannya dengan kamu.

Namun, ketika kita melihat cuplikan momen-momen terbaik orang lain, mudah untuk berkecil hati dan merasa bahwa kita gagal. Kini, saatnya jujur. Saat kamu mencoba membandingkan dengan orang lain, jadikan sebagai bahan bakar untuk menyempurnakan apa yang kamu inginkan dan bagaimana untuk dapat mencapainya dengan cara khususmu.

3. Januari hanyalah sebuah bulan

Segala sesuatunya tampak mungkin saat kamu telah mengakhiri tahun yang lama, tetapi itu hanyalah hari ketika planet ini selesai mengorbit matahari. Masih ada 365 hari lainnya yang akan menyusul, dan itu baru tahun ini saja.

Meskipun Tahun Baru terasa seperti lembaran baru, berhati-hatilah agar kamu tidak terlalu memaksakan diri untuk melakukan terlalu banyak hal, terlalu cepat. Waktu ada di pihakmu, jadi jangan terjebak dalam kehebohan bulan Januari.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore