Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Desember 2024 | 06.58 WIB

Orang-orang yang Suka Mengamati Akun Instagram Orang Lain dengan Akun Kosongan, Biasanya Menunjukkan Perilaku Ini

Ilustrasi seseorang yang sedang mengamati akun instagram orang lain. (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang sedang mengamati akun instagram orang lain. (Freepik)

JawaPos.com – Instagram adalah salah satu dari beberapa media sosial yang memiliki banyak penggemar. Secara umum aplikasi ini merupakan ruang untuk penggunanya bisa saling berinteraksi dan berbagi informasi dalam bentuk foto atau video.

Meskipun demikian, ada beberapa individu yang rupanya tidak menikmati mengunggah tentang kehidupan mereka, tetapi di saat yang bersamaan mereka tetap ingin melihat apa yang sedang terjadi di dunia sekitar mereka.

Orang-orang ini umumnya memiliki beberapa ciri khas yang sama. Terdapat berbagai alasan psikologis dan perilaku dari mengapa beberapa orang sangat suka mengamati dan mengonsumsi konten tanpa secara aktif memposting atau mengomentari.

Dilansir dari laman Geediting, berikut adalah tujuh perilaku yang biasanya terlihat di antara mereka si ‘pengintip media sosial’.

1. Mengamati tanpa berinteraksi

Kebanyakan dari mereka cenderung lebih suka menonton dan menyerap konten daripada berpartisipasi. Mereka terus-menerus menggulir feed dan menyerap informasi, tetapi jarang atau bahkan hampir tidak pernah mengunggah atau mengomentari.

Perilaku ini bisa disebabkan oleh berbagai alasan, seperti mereka mungkin takut akan reaksi balik, merasa kurang percaya diri, atau memang hanya menikmati menjadi konsumen pasif informasi.

2. Tingkat privasi yang tinggi

Kekhawatiran tentang privasi membuat beberapa orang menjaga profil mereka tetap seminimal mungkin di media sosial. Mereka menghindari berbagi informasi berlebihan atau memposting terlalu sering demi lebih menghargai kontrol atas informasi pribadi mereka.

3. Lebih menyukai interaksi dunia nyata

Kebanyakan dari para ‘pengintip media sosial’ sebenarnya merasa lebih nyaman dengan komunikasi tatap muka. Mereka cenderung lebih memilih percakapan langsung daripada melalui platform digital, karena bagi mereka itu terasa lebih tulus dan memuaskan.

4. Takut akan penilaian negatif

Pandangan terhadap kebebasan berekspresi di media sosial membuat banyak orang merasa bebas untuk mengungkapkan pendapat negatif ataupun kritis. Sementara itu, rasa takut akan dikritik atau dihakimi merupakan sebuah penghalang besar bagi beberapa pengguna. Perasaan inilah yang membuat mereka enggan untuk memposting atau mengomentari konten dan memilih bersembunyi di balik akun tanpa postingan.

5. Kewalahan dengan informasi yang berlebihan

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore