
Ilustrasi seseorang yang sedang mengamati akun instagram orang lain. (Freepik)
JawaPos.com – Instagram adalah salah satu dari beberapa media sosial yang memiliki banyak penggemar. Secara umum aplikasi ini merupakan ruang untuk penggunanya bisa saling berinteraksi dan berbagi informasi dalam bentuk foto atau video.
Meskipun demikian, ada beberapa individu yang rupanya tidak menikmati mengunggah tentang kehidupan mereka, tetapi di saat yang bersamaan mereka tetap ingin melihat apa yang sedang terjadi di dunia sekitar mereka.
Orang-orang ini umumnya memiliki beberapa ciri khas yang sama. Terdapat berbagai alasan psikologis dan perilaku dari mengapa beberapa orang sangat suka mengamati dan mengonsumsi konten tanpa secara aktif memposting atau mengomentari.
Dilansir dari laman Geediting, berikut adalah tujuh perilaku yang biasanya terlihat di antara mereka si ‘pengintip media sosial’.
1. Mengamati tanpa berinteraksi
Kebanyakan dari mereka cenderung lebih suka menonton dan menyerap konten daripada berpartisipasi. Mereka terus-menerus menggulir feed dan menyerap informasi, tetapi jarang atau bahkan hampir tidak pernah mengunggah atau mengomentari.
Perilaku ini bisa disebabkan oleh berbagai alasan, seperti mereka mungkin takut akan reaksi balik, merasa kurang percaya diri, atau memang hanya menikmati menjadi konsumen pasif informasi.
2. Tingkat privasi yang tinggi
Kekhawatiran tentang privasi membuat beberapa orang menjaga profil mereka tetap seminimal mungkin di media sosial. Mereka menghindari berbagi informasi berlebihan atau memposting terlalu sering demi lebih menghargai kontrol atas informasi pribadi mereka.
3. Lebih menyukai interaksi dunia nyata
Kebanyakan dari para ‘pengintip media sosial’ sebenarnya merasa lebih nyaman dengan komunikasi tatap muka. Mereka cenderung lebih memilih percakapan langsung daripada melalui platform digital, karena bagi mereka itu terasa lebih tulus dan memuaskan.
4. Takut akan penilaian negatif
Pandangan terhadap kebebasan berekspresi di media sosial membuat banyak orang merasa bebas untuk mengungkapkan pendapat negatif ataupun kritis. Sementara itu, rasa takut akan dikritik atau dihakimi merupakan sebuah penghalang besar bagi beberapa pengguna. Perasaan inilah yang membuat mereka enggan untuk memposting atau mengomentari konten dan memilih bersembunyi di balik akun tanpa postingan.
5. Kewalahan dengan informasi yang berlebihan

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
