
Ilustrasi orang yang punya kecerdasan emosional yang rendah. (Freepik)
JawaPos.com - Kecerdasan emosional (EQ) memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun hubungan yang harmonis dan menghadapi berbagai situasi sulit. Namun, tidak semua orang memiliki tingkat EQ yang tinggi. Seseorang dengan EQ rendah sering kali kesulitan memahami emosi, baik emosi diri sendiri maupun orang lain, sehingga berdampak pada hubungan sosial, pekerjaan, hingga kehidupan pribadinya.
Menariknya, ciri-ciri EQ rendah ini bisa dilihat dari kebiasaan atau perilaku sehari-hari yang sering dianggap sepele.
Apa saja ciri-cirinya? Artikel ini akan membahas beberapa perilaku yang menunjukkan rendahnya kecerdasan emosional seseorang yang perlu Anda ketahui untuk memahami diri sendiri maupun orang di sekitar Anda.
Dilansir dari laman Personal Branding Blog pada Selasa (24/12), berikut merupakan 9 perilaku yang menandakan rendahnya kecerdasan emosional seseorang, menurut psikologi.
1. Sering Salah Memahami Emosi Orang Lain
Salah paham tentang perasaan orang lain adalah hal yang kadang terjadi pada semua orang, tetapi bagi orang yang memiliki kecerdasan emosional rendah, ini menjadi masalah yang sering muncul.
Mereka bisa salah menafsirkan candaan sebagai hinaan atau menganggap masukan konstruktif sebagai kritik yang menyakitkan.
Kesalahan dalam memahami emosi ini sering kali menciptakan situasi yang penuh ketegangan, karena orang lain merasa tidak dimengerti atau disalahpahami.
Interaksi dengan mereka bisa menjadi tidak terduga karena mereka sering kali salah menafsirkan niat atau emosi orang lain, yang pada akhirnya bisa merusak hubungan.
2. Tidak Pandai Mengekspresikan Perasaan
Mengungkapkan perasaan dengan jelas adalah bagian penting dari komunikasi yang sehat, tetapi orang dengan kecerdasan emosional rendah sering kali kesulitan dalam hal ini.
Mereka cenderung merasa tidak nyaman berbicara tentang emosi mereka atau tidak tahu bagaimana cara menyampaikannya dengan baik.
Akibatnya, mereka sering kali memendam perasaan atau malah meluapkannya secara tidak terkendali.
Ketika ditanya tentang perasaan mereka, jawaban yang diberikan biasanya singkat dan tidak spesifik, seperti "baik-baik saja," meskipun kenyataannya tidak demikian.
Hal ini membuat orang lain sulit memahami mereka, sehingga hubungan menjadi kurang harmonis.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
