Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 25 Desember 2024 | 02.30 WIB

Ciri-ciri EQ Rendah: 9 Perilaku yang Menandakan Rendahnya Kecerdasan Emosional Seseorang, Menurut Psikologi

Ilustrasi orang yang punya kecerdasan emosional yang rendah. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang punya kecerdasan emosional yang rendah. (Freepik)

JawaPos.com - Kecerdasan emosional (EQ) memainkan peran penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun hubungan yang harmonis dan menghadapi berbagai situasi sulit. Namun, tidak semua orang memiliki tingkat EQ yang tinggi. Seseorang dengan EQ rendah sering kali kesulitan memahami emosi, baik emosi diri sendiri maupun orang lain, sehingga berdampak pada hubungan sosial, pekerjaan, hingga kehidupan pribadinya.

Menariknya, ciri-ciri EQ rendah ini bisa dilihat dari kebiasaan atau perilaku sehari-hari yang sering dianggap sepele.

Apa saja ciri-cirinya? Artikel ini akan membahas beberapa perilaku yang menunjukkan rendahnya kecerdasan emosional seseorang yang perlu Anda ketahui untuk memahami diri sendiri maupun orang di sekitar Anda.

Dilansir dari laman Personal Branding Blog pada Selasa (24/12), berikut merupakan 9 perilaku yang menandakan rendahnya kecerdasan emosional seseorang, menurut psikologi.

1. Sering Salah Memahami Emosi Orang Lain

Salah paham tentang perasaan orang lain adalah hal yang kadang terjadi pada semua orang, tetapi bagi orang yang memiliki kecerdasan emosional rendah, ini menjadi masalah yang sering muncul.

Mereka bisa salah menafsirkan candaan sebagai hinaan atau menganggap masukan konstruktif sebagai kritik yang menyakitkan.

Kesalahan dalam memahami emosi ini sering kali menciptakan situasi yang penuh ketegangan, karena orang lain merasa tidak dimengerti atau disalahpahami.

Interaksi dengan mereka bisa menjadi tidak terduga karena mereka sering kali salah menafsirkan niat atau emosi orang lain, yang pada akhirnya bisa merusak hubungan.

2. Tidak Pandai Mengekspresikan Perasaan

Mengungkapkan perasaan dengan jelas adalah bagian penting dari komunikasi yang sehat, tetapi orang dengan kecerdasan emosional rendah sering kali kesulitan dalam hal ini.

Mereka cenderung merasa tidak nyaman berbicara tentang emosi mereka atau tidak tahu bagaimana cara menyampaikannya dengan baik.

Akibatnya, mereka sering kali memendam perasaan atau malah meluapkannya secara tidak terkendali.

Ketika ditanya tentang perasaan mereka, jawaban yang diberikan biasanya singkat dan tidak spesifik, seperti "baik-baik saja," meskipun kenyataannya tidak demikian.

Hal ini membuat orang lain sulit memahami mereka, sehingga hubungan menjadi kurang harmonis.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore