
ilustrasi orang yang rebahan. Sumber foto: Freepik
JawaPos.com – Tidak beraktivitas selama berjam-jam bisa menyebabkan kenaikan berat badan dan merusak aspek kesehatan lainnya.
Untuk menghindari terlalu banyak duduk, apakah rebahan lebih baik?
Beberapa orang yang bermalas-malasan mungkin memilih untuk rebahan atau berbaring karena dianggap dapat mengurangi efek buruk dari duduk berlebihan.
Sementara itu, para ahli tidak menganjurkan duduk atau rebahan karena keduanya merupakan gaya hidup sedentary dan dapat merugikan kesehatan dalam jangka panjang.
Dampak terlalu lama duduk
Duduk dalam waktu lama dikaitkan dengan risiko kematian yang lebih tinggi.
Dikutip dari Times of India, Selasa (24/12), penelitian menunjukkan bahwa duduk memperlambat sirkulasi darah dan meningkatkan kemungkinan serangan jantung.
Duduk dalam waktu lama juga dapat menyebabkan postur tubuh yang buruk, memicu masalah tulang belakang, leher, dan bahu, dan mempercepat degenerasi cakram tulang belakang.
Bahkan olahraga teratur tidak dapat sepenuhnya mengimbangi risiko duduk berlebihan karena penelitian menyoroti bahwa lebih dari 10,5 jam waktu duduk setiap hari dikaitkan dengan risiko gagal jantung dan kematian kardiovaskular yang lebih tinggi.
Dampak rebahan
Rebahan untuk istirahat sering dilakukan banyak orang. Namun, jika berlebihan di luar jam tidur dapat menyebabkan masalah.
Misalnya, dapat melemahkan otot, meningkatkan akumulasi lemak, dan memperlambat proses metabolisme, terutama pada orang yang terbaring di tempat tidur.
Kebiasaan rebahan dapat menyebabkan efek negatif yang sama dari duduk, seperti berkurangnya pengeluaran energi.
Satu-satunya pengecualian ialah tidur. Tubuh membutuhkan sekitar delapan jam untuk istirahat guna menyelesaikan berbagai proses perbaikan fisiologis.
Jadi kesimpulannya, rebahan bermanfaat hanya jika dilakukan untuk istirahat dan pemulihan, sementara terlalu lama duduk tidak memberikan manfaat dan harus dihindari.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
