Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Desember 2024 | 06.51 WIB

Dampak Scroll Berlebihan: Ancaman Nyata bagi Kesehatan Mental

Ilustrasi 6 perilaku dari orang-orang yang selalu memposting di media sosial setiap hari. (pexels/Plann) - Image

Ilustrasi 6 perilaku dari orang-orang yang selalu memposting di media sosial setiap hari. (pexels/Plann)

Jawapos.com - Dalam era digital yang serba digitak, aktivitas scrolling di media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Namun, jika dilakukan secara berlebihan, kebiasaan ini dapat berujung pada dampak negatif.

Dikatakan aktivitas scroll berlebihan ini bisa disebut dengan istilah Doomscrolling, yang artinya sebuah kebiasaan menggulir tanpa henti untuk mencari informasi, khususnya yang bersifat negatif.

Fenomena ini pertama kali mencuat pada tahun 2020, karena didorong oleh rasa ingin tahu atau kebutuhan untuk memahami situasi tertentu, namun justru berujung pada siklus tidak produktif.

Baiklah agar kita bisa menghindari aktivitas negatif tersebut, berikut ini adalah beberapa dampak aktivitas scroll berlebihan bagi kesehatan mental, yang dikutip berdasarkan laman mayoclinic.org.

Dampak Negatif Scroll Berlebihan pada Kesehatan Mental

Semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk mengonsumsi konten negatif, maka semakin buruk dampaknya terhadap suasana hati, berikut adalah beberapa dampak kesehatan mental yang sering dialami:

1. Kecemasan dan Depresi

Aktivitas Scroll berlebihan atau doomscrolling dapat memperburuk suasana hati dengan memicu perasaan cemas, marah, atau putus asa.

Konten negatif yang dikonsumsi secara terus-menerus dapat menciptakan lensa negatif yang memperparah persepsi seseorang terhadap dunia.

Kondisi ini sering kali menyebabkan individu merasa tidak berdaya menghadapi situasi yang ada, meningkatkan risiko depresi klinis dan gangguan kecemasan.

Dalam jangka panjang, perasaan ini dapat menghambat kemampuan seseorang untuk mengambil keputusan atau menyelesaikan masalah sehari-hari.

2. Gangguan Tidur

Kebiasaan doomscrolling di malam hari sering kali menyebabkan penundaan tidur. Banyak orang merasa sulit untuk berhenti scroll, meskipun sudah mengetahui bahwa mereka seharusnya tidur.

Damat kurang tidur tidak hanya mempengaruhi suasana hati tetapi juga menurunkan toleransi dan kesabaran.

Gangguan tidur kronis akibat scroll berlebihan juga dapat berdampak pada kesehatan fisik, seperti meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular, obesitas, dan penurunan sistem kekebalan tubuh.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore