Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Desember 2024 | 19.36 WIB

5 Pertanyaan Sederhana untuk Menilai Kualitas Persahabatan yang Terjalin, Apakah Sejati atau Palsu

Ilustrasi, dua orang yang bersahabat. Freepik/ freepik. - Image

Ilustrasi, dua orang yang bersahabat. Freepik/ freepik.

JawaPos.com - Terasa menyenangkan bila memiliki sahabat yang setara dengan Anda. Setara dalam arti memiliki perasaan dan sikap yang tulus seperti Anda. Ini menandakan persahabatan yang Anda jalin nyata dan berkualitas.

Sebaliknya, bila orang yang Anda anggap sahabat sebenarnya hanya ingin memanfaatkan Anda, lebih baik diakhiri saja. Apabila Anda masih bingung menilainya, mungkin lima pertanyaan ini dapat membantu Anda.

Dilansir JawaPos.com dari YourTango pada Rabu (18/12), berikut ini lima pertanyaan untuk mengetahui kualitas persahabatan yang Anda jalin, apakah sejati atau palsu. Jadi, segera tanyakan kepada sahabat Anda lima pertanyaan ini.

1. Apakah 'Sahabat' Anda Mendukung Anda?

Pertanyaan pertama yang cukup sederhana, apakah orang yang Anda anggap sahabat mendukung Anda atau malah menjatuhkan Anda. Ingatlah, seseorang yang benar-benar berada di pihak Anda akan berempati meski saat Anda melakukan kesalahan.

Mereka memberi ruang bagi aspirasi Anda, mencari cara membuat hidup Anda lebih baik, sampai memikirkan kesejahteraan dan keselamatan Anda.

2. Apakah Anda Pilihan dalam Hidupnya, ataukah Prioritas?

Bila sahabat Anda seringkali membatalkan secara sepihak janji yang telah disepakati sebelumnya untuk sebuah alasan yang tidak dapat dijelaskannya, Anda patut bertanya-tanya.

Ketahuilah, pada dasarnya seseorang cenderung memilih kesempatan yang 'lebih baik' dalam hidupnya. Kemungkinan besar, orang tersebut menempatkan Anda sebagai pilihan bukan prioritas. Mereka hanya mencari teman, bukan lebih dari itu. Jadi, prioritaskanlah mereka yang memprioritaskan Anda.

3. Apakah Berteman dengan Anda ataukah dengan Apa yang Anda Tawarkan?

Perhatikan lagi seberapa sering dan waktu 'sahabat' Anda menghubungi Anda. Apakah teratur memeriksa dan memasukkan Anda dalam rencananya ataukah saat mereka membutuhkan sesuatu saja?

Bila yang terjadi adalah yang kedua, maka sudah pasti mereka hanya memanfaatkan Anda. Dengan kata lain persahabatan yang terjalin adalah palsu.

4. Apakah Memberi Energi ataukah Menguras Anda?

Tujuan dari persahabatan adalah menumbuhkan jiwa, bukan membuatnya lelah dengan sikap negatif, keluhan, tuntutan yang tidak masuk akal, dan perhatian yang terus-menerus.

Jadi, bila setiap perjumpaan dengan 'sahabat' membuat Anda lelah dan menguras habis energi Anda, sebaiknya menjauhlah. Bukankah lebih baik menghabiskan waktu dengan orang-orang yang memberi energi dalam hidup Anda?

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore