
Ilustrasi bermain media sosial. (Kerde Severin/pexels.com)
JawaPos.com - Media sosial merupakan sarana yang efektif untuk berhubungan dengan teman dan keluarga serta mengikuti perkembangan berita dan tren terkini. Meski memberikan banyak manfaat dalam kehidupan kita, namun keterhubungan tanpa henti ini juga membawa risiko terhadap kesejahteraan emosional.
Sebuah survei dari American Psychiatric Association mengungkapkan bahwa lebih dari sepertiga orang Amerika merasa media sosial berisiko bagi kesehatan mental mereka. Penelitian menunjukkan bahwa pemakaian media sosial secara berlebihan bisa memicu rasa terisolasi dan kesepian, karena kita lebih fokus pada hubungan dunia maya.
Melihat unggahan teman atau selebritas yang terlihat lebih sukses atau bahagia dapat menyebabkan perasaan iri, rendah diri, dan depresi. Dilansir dari mpcp.com, berikut ini beberapa tips mengatasi insecure akibat media sosial supaya hidup lebih bermakna.
1. Pakai seperlunya
Kamu mungkin merasa lebih baik dengan menggunakan media sosial dalam waktu singkat setiap hari, dibandingkan dengan menghabiskan 45 menit guna terus-menerus menelusuri feed secara menyeluruh. Jika kamu sering merasa kelelahan usai menjelajahi media sosial hingga larut malam, cobalah menghindari penggunaan setelah pukul 10 malam.
2. Hindari terjebak dalam lingkungan yang negatif
Di dunia maya, ada individu atau kelompok yang sering bersikap kritis dan bermusuhan. Beberapa organisasi bahkan membangun bisnis mereka dengan memicu kontroversi, kemarahan, ketakutan, dan kecurigaan.
Jika kamu merasa marah, cemas, atau tertekan setelah berinteraksi dengan percakapan atau situs tertentu, itu adalah indikasi jelas bahwa kamu terpapar konten yang beracun. Sebaiknya, hindarilah sumber-sumber seperti itu agar tidak merusak kesejahteraan emosionalmu.
3. Kurangi kontak yang tidak diinginkan
Kamu mungkin telah menambah banyak teman, kontak, serta akun-akun yang diikuti di dunia maya. Meskipun sebagian konten masih menarik bagimu, namun banyak lainnya mungkin sudah terasa membosankan, mengganggu, atau tidak relevan lagi.
Luangkan waktu untuk meninjau daftar kontakmu dan berhenti mengikuti, membisukan, atau menyembunyikan akun-akun yang tidak lagi memberi manfaat. Sebagai gantinya, coba tambahkan akun atau situs yang menyajikan konten motivasi atau humor yang dapat meningkatkan suasana hatimu.
4. Jadilah lebih aktif daripada pasif
Pengguna media sosial yang hanya sekadar melihat dan membaca postingan orang lain cenderung merasa lebih buruk dibandingkan dengan mereka yang terlibat secara aktif, seperti memposting konten mereka sendiri dan berinteraksi dengan orang lain secara langsung.
Dalam meningkatkan pengalamanmu, maka cobalah untuk memfokuskan interaksi onlinemu pada orang-orang yang juga kamu kenal di kehidupan nyata. Ini bisa membantu menciptakan hubungan yang lebih berarti dan positif di dunia maya.
5. Utamakan hubungan dengan orang lain

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
