
Ilustrasi penumpang duduk di dalam satu barisan di pesawat. (Freepik)
JawaPos.com – Pada musim liburan ini, banyak orang melakukan perjalanan jarak jauh dengan menggunakan berbagai transportasi, salah satunya pesawat. Namun, tidak banyak yang mengetahui bahwa ada beberapa orang yang tidak seharusnya melakukan perjalanan udara.
Dilansir dari Samitivej Hospitals, pesawat sekarang sering kali memiliki filter udara penahan partikel berefisiensi tinggi yang sama dengan ruangan operasi di rumah sakit.
Sistem sirkulasi udara pada pesawat mensirkulasi hampir 50 persen udara di kabin pesawat. Dan sirkulasi ini dilakukan 20 hingga 30 kali per jamnya. Tapi, ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi orang-orang dengan beberapa kondisi kesehatan.
Dilansir dari Medical Air Service, dalam penerbangan udara, perubahan tekanan udara selama penerbangan mengakibatkan berkurangnya oksigen yang diterima oleh tubuh kita. Kondisi ini mengakibatkan gas di dalam tubuh kita membesar.
Karena itu, berikut beberapa orang yang sebaiknya menghindari perjalanan udara.
Penderita penyakit jantung
Orang-orang yang menderita penyakit arteri koroner atau gagal jantung perlu melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum melakukan perjalanan udara.
Apabila mengalami kesesakan, kesulitan bernapas atau aritmia enam minggu sebelum tanggal penerbangan, sebaiknya tidak melakukan perjalanan tersebut.
Namun, jika tidak ada pilihan lain selain perjalanan udara, setelah gejala-gejala tersebut terjadi, mereka perlu mengundurkan perjalanan dua atau tiga minggu. Walaupun begitu, mereka juga hanya boleh melakukan perjalanan udara ini setelah berkonsultasi dengan dokter mereka.
Ibu hamil
Dilansir dari Fit for Travel, apabila ibu hamil ini tetap sehat selama kehamilannya, maka mereka aman untuk bepergian menggunakan pesawat. Akan tetapi ada beberapa ibu hamil yang memiliki resiko peningkatan komplikasi.
Beberapa maskapai penerbangan juga akan meminta sertifikasi atau surat dari dokter apabila kehamilan ini berusia lebih dari 28 minggu.
Surat ini harus menginformasikan tanggal perkiraan kelahiran dan menjelaskan bahwa kehamilan ini bukan kehamilan yang sulit.
Bahkan ada pula yang tidak memperbolehkan orang-orang hamil melanjutkan perjalanan mereka apabila usia kehamilan mereka di atas 32–36 minggu.
Penderita asma

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
