Ilustrasi orang tua dan anak.
JawaPos.com - Orang tua manapun pasti ingin membuat kehidupan anaknya lebih layak, entah mereka masih kanak-kanak ataupun sudah dewasa.
Bahkan, ada sebagian orang tua yang sudah lanjut usia juga masih merasa bahwa mereka harus mengontrol kehidupan anaknya meskipun sudah dewasa.
Hal ini terkadang sulit diterima, karena bagaimanapun putra atau putri mereka sudah bisa mengambil keputusan sendiri.
Mengutip dari laman Hello Sehat, fenomena ini dinamakan dengan Helicopter Parenting, yakni pola pengasuhan orang tua yang selalu mengontrol dan ikut campur terhadap kehidupan anaknya.
Pola asuh seperti ini, orang tua cenderung terlalu melindungi anak dari kesulitan serta kegagalan, padahal itu semua wajar dilakukan oleh setiap manusia dalam proses pertumbuhan diri.
Melansir dari laman Hack Spirit pada (09/12), orang tua yang sudah lanjut usia tapi masih mengontrol kehidupan anaknya yang sudah dewasa, cenderung memiliki 7 perilaku ini.
1. Takut kehilangan relevansi
Menjadi orang tua merupakan pengalaman transformatif yang secara signifikan membentuk identitas seseorang. Bagi sebagian orang tua, peran mereka sudah tertanam kuat dalam konsep dirinya sehingga kesulitan melepaskan saat anak-anak mereka tumbuh menjadi orang dewasa.
Ketakutan akan kehilangan relevansi ini dapat mendorong orang tua yang sudah lanjut usia untuk tetap mengontrol kehidupan anaknya yang sudah dewasa. Berjuang dengan dinamika perubahan, mereka mungkin bersikeras untuk memberikan nasihat yang tidak diminta atau ikut campur dalam pengambilan keputusan.
2. Kesulitan menerima perubahan
Perubahan adalah hal yang konstan dalam hidup, tetapi tidak selalu mudah untuk dilakukan. Bagi orang tua lanjut usia, menyaksikan anaknya bertumbuh dan mengambil keputusan yang mungkin berbeda dari pendapatnya, akan menjadi sebuah tantangan.
Kesulitan dalam menerima perubahan ini dapat terwujud dalam bentuk kebutuhan untuk mengontrol kehidupan anaknya yang sudah dewasa.
3. Ketidakmampuan untuk percaya
Kepercayaan adalah landasan hubungan yang sehat. Tapi, beberapa orang tua yang sudah lanjut usia merasa sulit untuk memercayai penilaian anaknya meskipun sudah dewasa.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
