
Ilustrasi tumit pecah-pecah. (Freepik)
JawaPos.com – Kulit tumit yang kering dan pecah-pecah sering menjadi masalah yang mengganggu, terutama saat musim dingin. Kondisi ini tidak hanya mempengaruhi penampilan, tetapi juga dapat menyebabkan rasa tidak nyaman jika tidak diatasi dengan benar.
Tumit kering merupakan kondisi di mana kulit bagian tumit kehilangan kelembapan alaminya, menyebabkan kulit menjadi kasar hingga pecah.
Biasanya, kondisi ini dipicu oleh paparan udara dingin, penggunaan alas kaki terbuka, atau kurangnya perawatan rutin pada kaki.
Merawat tumit dengan baik akan membantu mencegah kerusakan lebih lanjut pada kulit dan mengurangi risiko infeksi. Langkah perawatan yang tepat juga menjaga kelembapan kulit dan memberikan rasa nyaman saat beraktivitas.
Berikut tujuh rahasia ampuh atasi tumit kering dan pecah-pecah dengan cara alami yang mudah dilakukan di rumah, dilansir dari laman Aad, Kamis (5/12).
1. Batasi waktu mandi
Durasi mandi yang terlalu lama bisa menghilangkan minyak alami kulit. Waktu ideal untuk mandi atau berendam adalah antara 5–10 menit dengan air hangat, bukan panas.
Air panas mempercepat penguapan air dari kulit, menyebabkan kulit menjadi kering. Setelah selesai mandi, hindari menggosok kulit terlalu keras saat mengeringkannya. Cukup tepuk-tepuk dengan handuk lembut.
Cara ini membantu menjaga kelembapan alami kulit. Mandi singkat dengan teknik yang benar menjadi langkah awal merawat tumit.
2. Gunakan pembersih lembut
Produk pembersih bebas pewangi lebih aman untuk kulit kering. Kandungan pewangi atau bahan kimia keras dalam sabun dapat mengiritasi kulit dan memperburuk kekeringan.
Pembersih yang tepat membantu membersihkan tanpa menghilangkan minyak alami pada tumit. Sebelum membeli, periksa label produk untuk memastikan kandungan yang ramah kulit.
Gunakan secara rutin setiap mandi untuk membantu proses perawatan. Produk pembersih lembut menjadi pilihan utama untuk kulit sehat.
3. Lembapkan setelah mandi
Mengoleskan pelembap segera setelah mandi efektif mengunci kelembapan. Pilih produk dengan kandungan urea, asam alfa hidroksi, atau asam salisilat untuk hasil maksimal.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
