
Tanda orang dewasa kurang kasih sayang. (pexels.com)
JawaPos.com - Masa kecil yang penuh kasih sayang adalah fondasi penting dalam perkembangan kepribadian seseorang. Sayangnya, tidak semua orang beruntung mendapatkan pengalaman ini.
Orang yang kurang kasih sayang di masa kecil sering membawa bekas luka emosional hingga dewasa. Hal ini kerap memengaruhi kebiasaan mereka dalam menjalani kehidupan.
Dilansir dari laman Blog Herald pada Kamis (28/11), berikut adalah tujuh kebiasaan yang sering ditemukan pada orang dewasa yang tumbuh dalam lingkungan yang kurang memberikan cinta dan perhatian.
Orang yang kurang kasih sayang di masa kecil sering merasa takut ditolak atau dikecewakan, sehingga sulit menjalin hubungan dekat. Mereka cenderung membangun tembok emosional untuk melindungi diri dari kemungkinan disakiti.
Akibatnya, hubungan yang mereka jalani terasa dangkal, meskipun sebenarnya mereka mendambakan keintiman.
Mereka sering merasa hanya layak dicintai ketika berhasil mencapai sesuatu yang luar biasa. Prestasi menjadi cara mereka mencari validasi dari orang lain. Sayangnya, ambisi ini sering kali justru membuat mereka merasa lelah dan tertekan karena standar yang mereka tetapkan terlalu tinggi.
Karena terbiasa tumbuh di lingkungan yang minim kasih sayang, mereka menjadi sangat peka terhadap emosi orang lain. Ibarat "detektif emosi," mereka bisa mendeteksi perubahan sekecil apa pun dalam ekspresi atau nada suara seseorang.
Namun, kepekaan ini sering membuat mereka merasa terbebani oleh perasaan orang di sekitar mereka.
Mereka yang kurang kasih sayang di masa kecil sering merasa tidak layak dicintai. Ketika seseorang menunjukkan perhatian atau kebaikan, mereka cenderung meragukan niat di baliknya. Hal ini membuat mereka menolak cinta yang seharusnya bisa memberikan kebahagiaan.
Baca Juga: 8 Tanda Orang Dewasa yang Tumbuh dengan Masa Kecil Kurang Kasih Sayang, Cek Apakah Anda Mengalaminya
Rasa rendah diri sering menjadi teman dekat orang-orang dengan pengalaman masa kecil seperti ini. Mereka kerap merasa seperti "penipu" dalam keberhasilan mereka sendiri, seolah-olah orang lain akan segera menyadari bahwa mereka tidak sehebat yang terlihat. Keraguan ini bisa menghambat mereka untuk berkembang lebih jauh.
Mereka cenderung melakukan apa saja untuk mendapatkan penerimaan. Sikap ini muncul dari keinginan kuat untuk diakui dan dicintai, meski harus mengorbankan kebahagiaan pribadi. Sayangnya, kebiasaan ini sering dimanfaatkan oleh orang lain yang tidak peduli pada kesejahteraan mereka.
Takut kehilangan orang yang mereka sayangi adalah salah satu ketakutan terbesar. Hal ini membuat mereka cenderung clingy atau terlalu bergantung dalam hubungan. Mereka sering kali merasa cemas berlebihan ketika pasangan atau teman menunjukkan tanda-tanda menjauh.
Bekas luka akibat kurangnya kasih sayang di masa kecil tidak selalu mudah diatasi. Namun, menyadari kebiasaan ini adalah langkah pertama untuk memperbaikinya.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
